Mahfud MD Siap Gandeng DPR Buka Skandal Rp300 Triliun di Kemenkeu

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof Mohammad Mahfud MD menyatakan bahwa dirinya siap berkolaborasi dengan DPR RI untuk membuka secara terang benderang tentang skandal dugaan transaksi mencurigakan sebesar Rp300 triliun yang menjadi perbincangan publik sampai dengan hari ini.

“Alhamdulillah, saya sudah tiba kembali di Jakarta setelah pertemuan bilateral dan multilateral di Melbourne. Saya siap memenuhi undangan DPR untuk menjelaskan dan menunjukkan daftar dugaan pencucian uang Rp300 T di Kemenkeu,” kata Mahfud MD dalam keterangannya di akun Twitter @mohmahfudmd, Jumat (17/3) seperti dikutip Holopis.com.

Ia menilai bahwa perdebatan di luar tak akan menyelesaikan substansi masalahnya. Sebab, ranah yang paling relevan untuk menuntaskan kasus ini bisa dimulai dari DPR RI sebagai lembaga legislatif.

Bahkan Mahfud menyatakan akan terus mengawal secara serius kasus yang merusak pemerintahan dan birokrasi saat ini, khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai di Kementerian Keuangan.

“Masalah ini memang lebih fair dibuka di DPR. Saya tidak bercanda tentang ini,” tegasnya.

Kemudian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyatakan, bahwa data Rp300 triliun yang ditemukannya itu memang tercatat sejak tahun 2009. Bahkan data itu dinyatakan Mahfud sudah diserahkan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan) kepada Kementeriangan Keuangan.

Konteks aliran dana Rp300 triliun yang heboh itu dinyatakan Mahfud MD masuk dalam kategori money laundry alias pencucian uang.

“Saya dan PPATK tidak mengubah statement bahwa sejak tahun 2009 PPATK telah menyampaikan info intelijen keuangan ke Kemenkeu tentang dugaan pencucian uang sekitar Rp300 T,” terangnya.

Bahkan kata Mahfud, ia sudah sangat siap dengan semua data yang ia sempat sampaikan itu kepada DPR RI. Dan ia juga siap membukanya dengan terang benderang jika sudah ditetapkan jadwalnya.

“Saya siap dengan data otentik yang akan ditunjukkan kepada DPR. Senin saya standby, menunggu undangan,” tegas Mahfud.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

berita serupa

Rubrik Sama