Lansia Menjadi Korban Dan Penyebar Hoaks Terbanyak Pandemi Tanpa Kroscek

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

Program Tular Nalar sendiri menargetkan sebanyak 6.000 warga lanjut usia (lansia) di Tanah Air terliterasi digital. Program ini digelar Mafindo bersama Google.org.

Santi menuturkan Program Tular Nalar yang diluncurkan bertepatan dengan momentum peringatan Internet Safer Day bertujuan meningkatkan kemampuan literasi digital warga lansia, kemampuan melindungi data dan privasi, serta kemampuan warga lansia memilah kabar bohong.

Mafindo telah menyusun kurikulum yang khusus bagi warga lansia, dengan pendekatan yang juga berfokus pada lansia, dalam Program Tular Nalar.

“Diharapkan materi edukasi yang kami buat bisa membantu dan meningkatkan kapasitas literasi digital warga lansia agar cakap di dunia digital,” ujar dia.

Kepala Hubungan Publik, Google Asia Pasifik Ryan Rahardjo mengatakan hibah Google.org untuk Mafindo adalah komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memerangi misinformasi dan disinformasi di Indonesia.

Google, kata dia, berkomitmen mendukung komunitas mitra dalam mengembangkan pelatihan literasi untuk melindungi masyarakat Indonesia berbagai rentang usia, termasuk warga lansia dari misinformasi.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!