Lansia Menjadi Korban Dan Penyebar Hoaks Terbanyak Pandemi Tanpa Kroscek

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Selama masa pandemi Covid 19, kelompok lanjut usia(Lansia) ternyata paling banyak menyebar kabar bohong atau hoaks. Tidak hanya menyebar, ternyata mereka juga banyak jadi korban hoaks.

Dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menunjukan usia 45 tahun yang masuk kelompok generasi transisi dari analog ke digital yang masih gagap teknolog paling banyak menyebarkan hoaks di Indonesia.

“Kebanyakan isu hoaks yang muncul memang tentang kesehatan bila terkait lansia, mereka banyak menyebarluasakan informasi tanpa mencroscek terlebih dahulu,” Rizki Amelia, Koordinator Literasi Digital Bagi Masyarakat Kominfo, Senin (7/2).

Sedangkan menurut Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), kelompok lansia paling banyak terkena hoaks politik dan kesehatan.

“Pada masa pandemi ini misalnya, ada hoaks tentang vaksinasi yang berbahaya banyak di-share paman, tante, bapak ke grup WhatsApp,” kata anti Indra Astuti, Manajer Program Tular Nalar dari Mafindo.

Oleh karena itu, literasi digital di tahun 2022 akan difokuskan bagi masyasrakat rentan teruatama kelompok lansia. Harapannya, bisa membuat lansia berpikir kritis menanggapi informasi diterima.

“Fokus tahun 2022 ini memang literasi digital dengan target warga lansia, tapi tidak menutup kemungkinan untuk komunitas lainnya seperti masyarakat umum,” ujarnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!