JAKARTA, HOLOPIS.COM – Pemerintah Singapura berkomitmen untuk membangun kerja sama ekonomi dengan Indonesia dengan mendorong pengusahanya untuk terus berinvestasi di Indonesia. Hal tersebut ditegaskan saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan sejumlah Menteri Singapura yang menghasilkan sejumlah komitmen antara kedua negara pada pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Diantaranya mengembangkan energi hijau.
”PM Singapura menyatakan iklim berusaha di Indonesia sudah semakin baik, sehingga Pemerintahnya terus mendorong pengusaha Singapura untuk berinvestasi di Indonesia.” ucap Menko Airlangga, selasa (13/7).
Pertemuan tersebut, juga ditegaskan komitmen kedua negara untuk bersama-sama mengembangkan energi hijau. Pemerintah Singapura akan segera meresmikan pembangkit listrik tenaga Surya terapung di Singapura dengan kapasitas 60 MW. Pemerintah Singapura juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendal yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada 2016 silam. Kawasan Industri Kendal merupakan ikon kerjasama bilateral antara Indonesia dan Singapura dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Industri Prioritas. PM Lee Hsien Loong juga mengapresiasi keputusan Pemerintah yang menetapkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, karena keputusan ini akan semakin mendorong investasi Singapura ke Indonesia. Bahkan dari Batam akan bisa dibangun IT Center yang andal dan melatih tenaga-tenaga terampil di bidang digital.
Dalam pertemuan terpisah Menko Airlangga dan Wakil PM Heng Swee Keat juga membahas upaya penanganan Covid-19 terutama terkait penyebaran virus varian Delta yang menular dengan sangat cepat.
“Pemerintah Indonesia berupaya keras mengendalikan penyebaran virus Covid-19 varian ini, dengan mempercepat Program Vaksinasi. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar vaksinasi bisa mencapai satu juta per hari, untuk kemudian ditingkatkan menjadi dua juta suntikan per hari,” tegas Menko Airlangga.
Sementara dalam pertemuan terpisah dengan Wakil Perdana Menteri Singapura



💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!