Harry Styles Akhirnya Curhat Soal Perihnya Kehilangan Liam Payne

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penyanyi asal Inggris Harry Styles akhirnya berbicara secara terbuka mengenai perasaannya setelah meninggalnya mantan rekan satu grupnya di One Direction, Liam Payne. Ia mengaku kehilangan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berat baginya.

Hal itu disampaikan Styles dalam episode The Zane Lowe Show yang tayang pada Rabu (4/3). Dalam wawancara tersebut, ia mengungkapkan kesulitan yang dirasakannya ketika harus membicarakan kepergian Payne.

“Sejujurnya, bahkan hanya memikirkan untuk membicarakan hal ini saja sudah membuat saya kesulitan,” dikutip Holopis.com, Rabu (4/3).

Styles mengatakan ia sempat mengalami masa sulit setelah Payne meninggal dunia pada Oktober 2024 dalam usia 31 tahun. Menurutnya, situasi tersebut juga terasa berat karena banyak orang merasa memiliki bagian dalam kesedihan yang ia rasakan.

“Ada masa ketika dia meninggal, saya benar-benar kesulitan menerima betapa anehnya ketika orang lain merasa memiliki sebagian dari kesedihan Anda,” kata Styles.

Ia juga mengenang kedekatannya dengan Payne selama mereka berada di grup One Direction. Styles menyebut kehilangan seorang teman yang memiliki banyak kesamaan dengannya terasa sangat menyakitkan.

- Advertisement -

“Sangat sulit kehilangan seorang teman. Sulit kehilangan teman mana pun, tetapi sangat sulit kehilangan teman yang begitu mirip dengan Anda dalam banyak hal,” ujarnya.

Styles menggambarkan Payne sebagai sosok dengan hati yang sangat baik dan selalu ingin memberikan yang terbaik.

“Saya melihat seseorang dengan hati yang paling baik yang hanya ingin menjadi orang yang hebat,” ucapnya.

Menurut Styles, kepergian Payne juga membuatnya kembali memikirkan arah hidup yang ingin ia jalani ke depan.

“Itu menjadi momen penting bagi saya untuk melihat hidup saya dan bertanya, ‘Apa yang sebenarnya ingin saya lakukan dengan hidup saya? Bagaimana saya ingin menjalaninya?’,” kata Styles.

Ia menambahkan bahwa cara terbaik untuk menghormati teman yang telah meninggal adalah dengan menjalani hidup sebaik mungkin.

“Saya pikir cara terbaik untuk menghormati teman yang telah pergi adalah dengan menjalani hidup sepenuhnya,” lanjutnya.

Sebelumnya, sehari setelah kabar meninggalnya Liam Payne pada 16 Oktober 2024, Styles juga menyampaikan rasa duka melalui unggahan di Instagram.

“Saya benar-benar hancur atas kepergian Liam. Kebahagiaan terbesar dalam hidupnya adalah membuat orang lain bahagia, dan merupakan suatu kehormatan bisa berada di sisinya saat ia melakukannya,” tulis Styles saat itu.

Sekedar mengingatkan kembali, Liam Payne meninggal dunia pada 16 Oktober 2025 saat terjatuh dari balkon sebuah hotel di Argentina. Liam Payne yang merupakan eks member One Direction meninggal dunia di usia 31 tahun.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU