Stasiun Karet Ditutup, Penumpang Keluhkan Akses BNI City yang Jauh

1 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penutupan Stasiun Karet mulai Selasa (1/9) membuat penumpang harus beralih menggunakan Stasiun BNI City atau Sudirman Baru sebagai alternatif perjalanan. Perubahan akses tersebut membuat sebagian penumpang harus berjalan lebih jauh dan menyesuaikan waktu perjalanan menuju tempat tujuan.

Berdasarkan pantauan Holopis.com di Stasiun BNI City, penumpang yang datang dari arah Manggarai dan hendak keluar menuju kawasan Karet harus melalui akses tambahan. Mereka perlu naik ke lantai dua menggunakan eskalator atau tangga, kemudian turun kembali ke lantai satu menuju peron dua sebelum melakukan tap out.

“Tadi turun di BNI City terus ke arah peron dua tadi kan naik tangga dulu, tangganya tinggi, terus jalannya aja juga terlalu panjang,” ujar Andas, salah satu pengguna KRL yang biasanya turun di Stasiun Karet, saat ditemui Holopis.com, Selasa (1/9).

Setelah keluar dari stasiun, penumpang juga masih harus berjalan kaki dari BNI City menuju kawasan Karet. Jarak tersebut sekitar 400 meter dengan waktu tempuh kurang lebih lima menit.

Bagi penumpang yang datang dari arah Tanah Abang, aksesnya relatif lebih sederhana karena dapat langsung turun di peron dua dan melakukan tap out. Namun, mereka tetap harus berjalan kaki untuk mencapai kawasan yang sebelumnya dapat diakses langsung melalui Stasiun Karet.

Perubahan akses tersebut dirasakan oleh sejumlah penumpang yang sebelumnya terbiasa menggunakan Stasiun Karet. Salah satunya Rita, karyawan swasta yang bekerja di kawasan Palmerah dan sedang hamil.

Rita mengaku mengetahui informasi penutupan Stasiun Karet melalui media sosial. Ia kemudian mencoba menggunakan BNI City sebagai alternatif, tetapi merasa jarak menuju kawasan Karet cukup jauh.

“Jauh banget sejujurnya,” kata Rita.

Stasiun BNI City Holopis.com
Penumpang dari Stasiun BNI City. [Foto: Holopis.com/Vhina]

Meski mengeluhkan jaraknya, Rita menilai kondisi jalur dari BNI City menuju kawasan Karet cukup baik. Menurutnya, tidak terdapat jalan berlubang yang mengganggu perjalanan, tetapi jarak yang harus ditempuh tetap menjadi persoalan bagi sebagian penumpang.

“Mungkin kasihan sama orang yang udah umur atau mungkin ibu hamil,” ujarnya.

Rita mengatakan dirinya sengaja mencoba menggunakan BNI City untuk mengetahui kondisi akses tersebut. Setelah merasakan langsung jaraknya, ia mempertimbangkan untuk menggunakan Stasiun Palmerah pada perjalanan berikutnya.

“Aku juga maksudnya mau nyoba awalnya, jauh gak sih, eh ternyata jauh gitu. Mungkin next-nya bisa (turun) di Palmerah,” tuturnya.

Keluhan mengenai bertambahnya jarak perjalanan juga dirasakan Pandu. Ia mengatakan perjalanan menuju kantornya yang sebelumnya hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit dari Stasiun Karet, kini menjadi sekitar 10 menit setelah turun di BNI City.

1 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Vhina Noviyanti
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU