Review The Love Hypothesis : Awal yang Menghibur, Namun Pencinta Novelnya Siap-siap Kecewa…

0 Shares

Sayangnya, film memilih membuka identitas pertemuan tersebut jauh lebih awal. Olive mengetahui bahwa Adam adalah pria yang ditemuinya di kamar mandi setelah sebuah percakapan mengenai softlens kedaluwarsa.

Akibatnya, salah satu kejutan emosional terbesar dari novel menjadi kehilangan sebagian kekuatannya.

Bukan hanya itu, film juga mengubah sejumlah bagian penting menjelang klimaks. Konflik Olive dengan Tom Benton dibuat berbeda, cara Adam mengetahui apa yang terjadi pada Olive diubah, dan keputusan untuk mengakhiri hubungan fake dating mereka juga berpindah dari Olive kepada Adam.

Masing-masing perubahan mungkin masih dapat diterima jika berdiri sendiri. Namun, ketika perubahan tersebut muncul secara berturut-turut pada paruh kedua film, perkembangan hubungan Olive dan Adam terasa lebih terburu-buru.

Padahal, salah satu daya tarik terbesar The Love Hypothesis justru berada pada proses tersebut. Bukan hanya soal fake dating, tetapi juga bagaimana perasaan Adam dan Olive berkembang perlahan, termasuk fakta bahwa perasaan Adam sebenarnya sudah dimulai sejak bertahun-tahun sebelumnya.

Chemistry Lili Reinhart dan Tom Bateman tetap menjadi salah satu bagian yang menyenangkan. Keduanya mampu menghadirkan dinamika awkward, lucu, sekaligus romantis yang cukup cocok dengan karakter Olive dan Adam.

Film ini juga tetap memiliki sejumlah adegan yang menghibur dan beberapa momen yang kemungkinan akan membuat penggemar romance tersenyum. Namun, untuk pembaca novel, paruh kedua film mungkin terasa cukup berbeda dari ekspektasi.

Pada akhirnya, The Love Hypothesis masih bisa dinikmati sebagai film rom-com ringan. Bagian awalnya menyenangkan, chemistry pemerannya bekerja, dan beberapa perubahan dari novel tidak terlalu mengganggu.

Namun, semakin mendekati akhir, perubahan cerita justru membuat salah satu elemen paling menarik dari hubungan Adam dan Olive menjadi kurang terasa. Terutama mengenai perasaan Adam yang ternyata sudah tumbuh sejak pertemuan mereka di kamar mandi bertahun-tahun sebelumnya.

Rating: 6,5/10.

Film ini masih punya sisi lucu dan romantis yang membuatnya enjoyable, tetapi bagi pembaca novel, emotional payoff pada bagian akhir terasa belum sekuat versi bukunya.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU