Berharap PLTS Terus Diperluas
Ketut juga berharap cita-cita Presiden Prabowo untuk mengembangkan energi surya dalam skala besar dapat benar-benar terealisasi.
Menurut dia, semakin luas pemanfaatan energi surya, peluang manfaat yang diterima masyarakat juga semakin besar.
Program PLTS 100 GWp sendiri menjadi salah satu bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi nasional. Kehadiran pembangkit energi bersih di Jembrana diharapkan ikut mendorong pemanfaatan potensi energi terbarukan di daerah.
Bagi masyarakat adat, pembangunan tersebut juga menjadi momentum agar wilayah Jembrana mendapat perhatian lebih dalam agenda pembangunan nasional.
Tokoh Adat Jembrana Minta Pembangunan Menjangkau Pelosok
Selain berharap adanya lapangan pekerjaan, Ketut meminta perhatian pemerintah terhadap masyarakat di daerah terus dijaga.
Ia berharap pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan atau pusat pemerintahan. Masyarakat di pelosok, termasuk komunitas adat, menurutnya juga perlu merasakan hasil pembangunan secara langsung.
“Mudah-mudahan juga Bapak Presiden bisa memimpin dengan adil, dengan datang ke pelosok-pelosok wilayah Indonesia ini,” katanya.
Ketut juga berharap pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat semakin menyentuh masyarakat adat di Bali.
Menurutnya, pembangunan energi dan infrastruktur bisa berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat lokal. Dengan begitu, proyek besar yang hadir di daerah bukan hanya terlihat dari infrastrukturnya, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan warga.



