Partai Golkar Duga Presiden Prabowo Masih Butuh Waktu Untuk Reshuffle Kabinet

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

JAKARTA – Partai Golkar menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut belum berminat untuk melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mulanya menganggap kemungkinan Presiden Prabowo memang masih nyaman untuk bekerja dengan para pembantunya.

“Kalau hari ini tidak dilakukan reshuffle ya barangkali Presiden menganggap menteri-menterinya masih bekerja dengan cukup baik,” kata Sarmuji dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Senin (16/6).

Kendati demikian, Sarmuji kemudian menganggap bahwa proses reshuffle sebenarnya masih membutuhkan waktu untuk mengevaluasi para pembantunya.

“Mungkin saja Presiden masih membutuhkan waktu untuk itu atau Presiden merasa tidak ada urgensinya sekarang dilakukan reshuffle, bisa jadi seperti itu,” ujarnya.

“Tapi semua kewenangan kembali kepada Presiden,” imbuhnya.

Sarmuji menyebut Prabowo juga tahu apakah harus merombak total menteri-menterinya atau hanya melakukan pergeseran posisi. Sarmuji memercayakan sepenuhnya urusan reshuffle kepada Prabowo.

“Apakah ada perombakan atau hanya sekadar replace saja dari satu kementerian ke kementerian lain, hanya Presiden yang tahu dan hanya Presiden yang punya kewenangan mutlak itu,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya menepis kabar bahwa dirinya bakal melakukan proses reshuffel sejumlah pembantunya di Kabinet Merah Putih.

Dalam pernyataannya pada Kamis (12/6), Presiden Prabowo mulanya mengklaim bahwa kinerja para pembantunya sampai dengan saat ini terbilang baik.

“Kalau menurut saya ya begini. Untuk supaya tidak ada spekulasi dalam arti saya sekarang sampai saat ini, saya menilai Bahwa menteri-menteri saya bekerja dengan baik, terus terang aja,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

Prabowo kemudian menegaskan, riak-riak yang menyebut bakal adanya reshuffle hanya dianggap sebagai kritik yang biasa terjadi dalam sebuah pemerintahan.

“Bahwa disana sini ada kritik itu baik dan itu biasa. Dalam pemerintahan, dalam demokrasi ada kritik biasa Dan kita tidak bisa memuaskan semua orang,” ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo kemudian menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Bahkan, Prabowo menjanjikan akan ada capaian yang bakal terus dipamerkannya.

“Saya tidak ada rencana Mau reshuffle, sementara saya menilai tim saya Bekerja dengan baik. Dan kita buktikan minggu demi minggu hasil capaian yang kita lakukan,” tegasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU