HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banyak orang mengandalkan kopi setelah begadang agar tetap fokus. Tapi, benarkah kafein bisa “menyelamatkan” fungsi otak saat kurang tidur?
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Neuropsychopharmacology mengungkap bahwa hubungan antara tidur, kafein, dan fungsi otak ternyata lebih kompleks dari yang dibayangkan.
Dilansir Holopis dari laporan EatingWell, Rabu (22/4/2026) para peneliti melakukan studi terhadap 119 tikus untuk melihat bagaimana kurang tidur memengaruhi memori sosial, serta apakah kafein bisa membantu mengatasinya.
Kurang Tidur Ganggu Otak dan Memori
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur berdampak langsung pada fungsi otak, khususnya di bagian Hipokampus yang berperan penting dalam pembentukan memori.
Tikus yang kurang tidur mengalami penurunan aktivitas otak di area ini. Selain itu, terjadi peningkatan reseptor adenosin A1 yang berkaitan dengan rasa lelah dan menurunnya aktivitas neuron.
Kondisi ini menjelaskan kenapa seseorang sulit fokus dan mudah lupa setelah kurang tidur.
Kafein Bisa ‘Membalikkan’ Efeknya?
Menariknya, penelitian ini menemukan bahwa kafein mampu memperbaiki sebagian efek buruk tersebut.
Tikus yang diberi kafein menunjukkan peningkatan fungsi otak dan kemampuan memori sosial, meskipun dalam kondisi kurang tidur.
Secara ilmiah, kafein bekerja dengan memblokir adenosin—senyawa yang membuat tubuh merasa mengantuk. Dengan begitu, aktivitas neuron tetap tinggi dan otak menjadi lebih waspada.
Meski hasilnya terlihat menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa studi ini masih terbatas pada hewan.
Efek kafein pada manusia bisa berbeda, apalagi dengan dosis dan kondisi yang tidak sama.
Beberapa studi pada manusia memang menunjukkan hasil serupa, seperti peningkatan fokus dan performa memori setelah mengonsumsi kafein di pagi hari. Namun, efek ini hanya bersifat sementara.
Tidur Tetap yang Paling Penting
Penelitian ini kembali menegaskan bahwa tidur tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan otak.
Kopi mungkin membantu Anda tetap “melek” setelah begadang, tapi tidak bisa menggantikan manfaat tidur yang cukup.
Dengan kata lain secangkir kopi hanya solusi cepat, bukan solusi jangka panjang.
Agar fungsi otak tetap maksimal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan:
- Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari
- Kurangi penggunaan gadget sebelum tidur
- Perbanyak aktivitas di luar ruangan
- Lakukan aktivitas relaksasi seperti membaca atau mendengarkan musik
- Hindari minum kopi di malam hari



