Ada juga netizen yang menyindir pernyataan tersebut dengan nada bercanda.
Mereka seolah menganggap sosok Lamine Yamal menjadi inspirasi di balik pelaksanaan program MBG.
“Ternyata selama ini inspirasi MBG dari Lamine Yamal,” gurau akun @𝕭𝖆𝖘𝖙𝖎𝖆𝖓___.
Sementara itu, akun @vany menyoroti perbedaan makanan yang menurutnya dikonsumsi atlet dengan menu MBG yang ia soroti.
“Disamakan… keju, daging sapi, dan susu asli Spanyol sama buncis 5 biji, tempe 1, dan bakso .. sementara MBG dagingnya sebulan sekali,” tulisnya.
Komentar lain bahkan membawa pembahasan ke cara penyampaian informasi dalam video tersebut.
“Prabowo: Saya mendapat laporan. Bawahannya: Presiden mengatakan,” tulis akun @BungHatta85.
Viralnya potongan video Hariko membuat pembahasan mengenai MBG kembali ramai.
Kali ini, sorotan netizen tertuju pada penyebutan Lamine Yamal sebagai gambaran talenta muda yang diharapkan bisa ditemukan Indonesia melalui peningkatan pemenuhan gizi anak.
Pernyataan tersebut pun berkembang menjadi perdebatan di media sosial.
Sebagian netizen menanggapinya dengan candaan, sementara lainnya mempertanyakan seberapa jauh program pemenuhan gizi perlu dikaitkan dengan target melahirkan talenta olahraga seperti Lamine Yamal.



