Komunitas Roblox Minta Pemerintah Pilih Edukasi daripada Pemblokiran

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

JAKARTA – Wacana pemblokiran platform game populer Roblox di Indonesia menuai respons dari Asosiasi Komunitas Roblox Indonesia (AKRI). Co-Founder AKRI, Lilik Adi Ribowo, menilai langkah pemblokiran bukanlah solusi tepat. Ia menyarankan pemerintah mengambil pendekatan edukasi, regulasi jelas, dan kolaborasi lintas pihak.

“Kami percaya bahwa pendekatan yang lebih efektif bukanlah pemblokiran, melainkan edukasi, regulasi, dan kolaborasi antara komunitas, pembuat konten, orang tua, serta pemerintah,” ujar Lilik kepada wartawan yang dikutip Holopis.com, Minggu (10/8/2025).

Menurutnya, Roblox bukan sekadar satu game, melainkan platform yang memungkinkan siapa pun membuat dan memainkan berbagai konten, mulai dari game hiburan, pengalaman edukatif, kreatif, hingga profesional. Ia menilai platform ini punya potensi besar untuk mengembangkan kreativitas anak muda Indonesia.

“Banyak kreator lokal telah menghasilkan karya berkualitas, memperoleh penghasilan, bahkan menjuarai kompetisi global. Roblox bisa menjadi pintu prestasi internasional bagi generasi muda,” jelasnya.

AKRI sendiri telah bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan, dan institusi pendidikan seperti PKN STAN, untuk menciptakan game edukatif berbasis Roblox. Game tersebut digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran secara interaktif dan menarik.

Lilik mendorong pemerintah membuat regulasi ketat untuk meminimalkan konten negatif, sambil meningkatkan literasi digital bagi orang tua dan pendidik agar memahami fitur parental control. Ia juga menegaskan bahwa AKRI aktif menjalin komunikasi dengan pihak Roblox global demi meningkatkan perlindungan bagi pengguna Indonesia.

“Kami bangga ada talenta Indonesia yang kini bekerja di Roblox, termasuk anggota AKRI. Ini menunjukkan Indonesia juga berkontribusi dalam ekosistem kreator global,” tambahnya.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti sempat melarang siswa bermain Roblox karena dinilai mengandung unsur kekerasan. Namun, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa belum ada rencana memblokir Roblox.

“Belum ada rencana, kita evaluasi dulu. Dirjen Pengawasan Ruang Digital terus memantau,” ujar Meutya di Istana Kepresidenan, Rabu (6/8).

Dengan potensi besar di bidang edukasi dan kreativitas, komunitas berharap pemerintah lebih memilih regulasi cerdas ketimbang larangan total, agar Roblox dapat menjadi wadah prestasi bagi talenta muda Indonesia.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU