Kabut Asap Karhutla Kepung 5 Wilayah Papua, Warga Mengeluh Sesak Napas dan Mata Perih!

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

Paparan asap dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kualitas udara yang buruk.

BPBD Papua pun meminta warga mengambil langkah perlindungan saat beraktivitas di luar ruangan.

Salah satu imbauan yang disampaikan adalah mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap.

“Masyarakat saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan diimbau menggunakan masker,” ujar Supanto.

Dampak kabut asap bukan sekadar mengurangi jarak pandang.

Sebagian warga juga mulai merasakan gangguan ketika beraktivitas sehari-hari.

Martha, warga Dok V, Jayapura, mengaku kabut asap yang bertahan selama beberapa hari membuat matanya terasa agak perih.

Ia juga merasakan napas yang sedikit sesak ketika kondisi tersebut terjadi.

Situasi itu membuatnya harus lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

Martha yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua mengatakan penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk menghadapi kondisi udara tersebut.

“Kami terpaksa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan,” kata Martha.

Keluhan warga ini menunjukkan bahwa dampak karhutla dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari titik kebakaran.

Asap yang terbawa angin bisa melintasi wilayah dan memengaruhi kualitas udara di daerah lain.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU