Bagian yang diperiksa meliputi kepala, mata, THT, mulut, leher, toraks, abdomen, ekstremitas hingga pemeriksaan neurologis.
Apabila dokter menemukan kondisi tertentu, pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan inspeksi, palpasi, perkusi maupun auskultasi pada bagian yang dicurigai.
Peserta juga harus menjalani pemeriksaan laboratorium dengan sejumlah parameter.
Pemeriksaan hematologi darah lengkap dilakukan untuk melihat kondisi darah secara umum.
Sementara pemeriksaan kimia darah mencakup kolesterol dan trigliserida, serta parameter fungsi ginjal seperti ureum, kreatinin dan asam urat.
Fungsi hati juga diperiksa melalui SGOT dan SGPT.
Kemudian ada pemeriksaan gula darah puasa, gula darah dua jam setelah makan atau post-prandial, serta HbA1C.
Urine lengkap juga masuk dalam rangkaian pemeriksaan.
Khusus perempuan usia subur, terdapat pemeriksaan kehamilan.
Pemeriksaan kesehatan PPIH mencakup pemeriksaan radiologi berupa toraks PA.
Untuk jantung, peserta menjalani resting EKG serta treadmill test/stress test.
Sementara fungsi paru-paru diperiksa menggunakan spirometri.
Artinya, peserta perlu mempersiapkan diri karena pemeriksaan kesehatan calon petugas haji dilakukan dengan cakupan yang cukup menyeluruh.




