INDEPTH : Penantian Panjang Argentina sampai Raih Supermasi Tertinggi Piala Dunia 2022

0 Shares

Final Piala Dunia 1990 kala itu, merupakan final ulangan Piala Dunia 1986, dimana Argentina kembali bertemu dengan Jerman Barat.

Argentina harus puas menerima kekalahan atas Jerman Barat dengan skor 1-0 tanpa balas, sehingga membuat rekornya sebagai juara bertahan Piala Dunia kandas.

Torehan runner-up tersebut jadi prestasi terakhirnya di Piala Dunia dalam kurun waktu beberapa kali Piala Dunia berlangsung setelahnya.

PRESTASI ARGENTINA MEREDUP SEKETIKA

Argentina kemudian puasa gelar Piala Dunia dalam edisi lima kali Piala Dunia.

Argentina kandas ditangan Romania di babak 16 besar Piala Dunia 1994, tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 1998, gugur di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022, kalah atas Jerman di perempat final Piala Dunia 2006, dan tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2010

Ada pun momen kebangkitan Argentina, ketika Tim Tango sukses menempati babak final Piala Dunia 2014. Namun, mereka kalah dengan skor 1-0 tanpa balas atas Jerman.

Setelahnya, prestasi Argentina kembali merosot, usai kandas ditangan Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Momen balas dendam akhirnya terjadi di Piala Dunia 2022, Argentina dan Prancis dipertemukan di babak final.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Achmad Husin Alifiah
Tim Penulis & Editor
Achmad Husin Alifiah
Apresiasi untuk Achmad Husin Alifiah

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU