Levita menjelaskan salah satu alasan bisnis waralaba tetap diminati karena model usaha tersebut telah memiliki sistem yang dapat digunakan oleh mitra. Pelaku usaha juga memperoleh pelatihan dan prosedur operasional yang telah disiapkan pemilik merek.
“Waralaba ini adalah bisnis yang sudah prover (tepat), bisnis yang tidak harus mulai dari nol, bisnis yang di mana mereka akan diajarkan bisnis, di mana mereka akan diberikan training, SOP-nya sudah tersedia, produk-produknya sudah dikenal oleh masyarakat,” katanya.
Menurut Levita, minat terhadap waralaba juga terlihat dari kalangan anak muda yang mulai memilih jalur kewirausahaan setelah menyelesaikan pendidikan. Ia mengatakan WALI akan terus mendukung pengembangan industri waralaba agar tidak hanya tumbuh di dalam negeri, tetapi juga mampu memperluas pasar ke tingkat internasional.
“Anak muda sekarang tendensinya lebih suka berusaha daripada bekerja sama orang lain. Mereka berusaha dan memulainya, mereka mencintai bisnis-bisnis waralaba atau bisnis franchise,” ujar Levita.
Rangkaian FLEI Business Show 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Oktober 2026 pukul 10.00 hingga 20.00 WIB di NICE PIK 2. Pameran, Business Matching, forum bisnis, workshop, dan seminar internasional menjadi bagian dari rangkaian acara yang mempertemukan pemilik merek, calon mitra, investor, dan pelaku usaha.




