JAKARTA – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai bahwa kelakuan Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) telah mencoreng wajah Presiden Prabowo Subianto dan juga Partai Gerindra.
“Wajah pemerintahan Prabowo dan Gerindra dicoreng Noel,” kata Fernando kepada Holopis.com, Sabtu (23/8/2025).
Ia menilai seharusnya seluruh jajaran Kabinet Merah Putih tunduk patuh pada perintah Prabowo, yakni jangan sekali-kali korupsi. Bahkan di berbagai kesempatan penting, Presiden selalu mengingatkan hal itu dan tentu ia yakin didengar oleh seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pejabat di pemerintahan.
“Prabowo baru beberapa hari lalu di hadapan para anggota MPR dan DPR menyatakan keseriusannya melawan korupsi yang ada di pemerintahan, BUMN dan BUMD tanpa memberikan perlakuan khusus terhadap kadernya di Partai Gerindra,” ujarnya.
“Seharusnya komitmen Prabowo tersebut didukung oleh semua para pembantunya yang ada di pemerintahan, terutama dari kalangan Partai Gerindra,” sambung Fernando.
Jika memang Noel gabung ke Partai Gerindra karena ketulusan hati, maka seharusnya ia menjiwai semangat Prabowo dalam pemberantasan korupsi. Bukan malah melakukan hal yang sangat jelas ditentang oleh Presiden RI sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut.
“Seharusnya para kader Partai Gerindra menjadi garda terdepan mendukung program dan agenda Prabowo, bukan malah sebaliknya,” tegasnya.
Kasus OTT KPK yang dialami oleh Ketua Umum Relawan Jokowi Mania tersebut menurut Fernando menjadi tamparan keras dan jelas bisa mengganggu penilaian publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
“Penangkapan Noel oleh KPK sudah memberikan penilaian yang tidak baik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto,” tukasnya.
Oleh sebab itu, ia menyarankan agar penangkapan Noel tersebut bisa menjadi semangat para kader Gerindra di DPR RI untuk segera meloloskan RUU Perampasan Aset menjadi Undang-Undang.
“Seharusnya penangkapan salah satu pembantu dan kadernya di Partai Gerindra membuat Prabowo mempercepat pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset,” tandasnya.
Selain itu, ia juga berharap agar lembaga penegak hukum baik Kepolisian, Kejaksaan maupun KPK semakin diperkuat lagi untuk mewujudkan semangat Presiden Prabowo Subianto dalam penegakan supremasi hukum khususnya di bidang pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Saya berharap penangkapan Noel membuat Prabowo semakin mendorong Aparat Penegak Hukum baik KPK, Kejaksaan dan Kepolisian untuk semakin giat menjaga keuangan negara dan daerah dari para koruptor,” pungkasnya.



