Eksotisme Produk Lokal Fest #7: Harmoni Seni dan Alam di Kota Batu

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAWA TIMUR – Kota Batu, yang selama ini dikenal sebagai surga agrowisata dan bentang alam pegunungan, kini mengukuhkan diri sebagai pusat energi kreatif paling unik di Jawa Timur.

Puncak perayaannya terlihat jelas dalam gelaran akbar Produk Lokal Fest #7 yang berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, yang bahkan dihadiri dan diresmikan oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya.

Acara yang diusung dengan tema Egalitarian yang melambangkan semangat kebersamaan, saling asah, saling asuh, dan saling jaga ini bukan sekadar festival, melainkan sebuah ruang perjumpaan imersif yang merayakan kekayaan 17 subsektor ekonomi kreatif khas Batu.

Produk Lokal Fest #7 menawarkan pengalaman yang jauh berbeda dari festival kebanyakan. Pengunjung diajak untuk menjelajahi potensi unik Batu, di mana sektor andalan seperti Agrokreatif (kreasi berbasis hasil bumi seperti apel) bersanding harmonis dengan denyut nadi musik indie lokal, kuliner, dan fesyen.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya memuji Kota Batu sebagai daerah yang berhasil menenun akar budaya dengan inovasi. Pengakuan ini memantapkan Kota Batu sebagai destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang mencari pengalaman otentik dan inspiratif.

“Kota Batu tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menunjukkan bagaimana ekonomi kreatif, dari musik hingga agrokreatif, dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Inti dari festival ini adalah pengalaman kuliner dan community meet-up. Area gastronomi dipenuhi dengan Festival Pangan Lokal, menyajikan kekayaan rasa khas Malang Raya yang diolah dengan sentuhan kreatif.

Sementara itu, bagi pecinta musik, acara ini menjadi momen bersejarah dengan diluncurkannya album kompilasi kedua dari komunitas Batu Total Indiependent (BTI). Ini adalah bukti nyata bagaimana scene musik lokal di Kota Batu bertumbuh kuat dan mandiri.

Namun, momen paling berkesan adalah acara pra-festival yaitu makan malam bersama yang dilanjutkan dengan potong tumpeng ageng sae nusantaraya. Ritual syukur ini melambangkan semangat mempererat kebersamaan dan menegaskan bahwa festival ini adalah perayaan ide, inovasi, sekaligus keragaman lintas kota, budaya, dan generasi.

Wali Kota Batu, Nurochman, mengungkapkan kebanggaannya, bahwa Produk Lokal Fest #7 adalah wujud kegiatan yang mempertemukan semangat kreatif dan semangat kolaboratif. Ini adalah panggung bagi anak-anak muda kreatif dari musik, kuliner, hingga karya digital.

Dengan semangat Nusantaraya yang menjadi payung jejaring kota kreatif Indonesia (ICCN 2025), Kota Batu telah memotret dirinya bukan sekadar kota wisata, tetapi sebagai kekuatan ekonomi baru yang dihidupi oleh kreativitas warganya, menjadikannya destinasi yang menawarkan cerita dan inspirasi bagi setiap pengunjung.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU