Sementara itu, pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.435,1 triliun.
Dengan angka tersebut, defisit fiskal ditargetkan sebesar Rp671,2 triliun atau 2,4 persen terhadap PDB.
Pemerintah akan mengarahkan kebijakan fiskal untuk memperkuat investasi, meningkatkan aktivitas produksi, mendorong ekspor, menciptakan lapangan kerja formal, serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Namun, pemerintah memastikan dorongan terhadap pertumbuhan tersebut tetap dibarengi dengan disiplin fiskal.
“Ke depan, APBN harus semakin optimal. Kita ingin APBN tetap sehat dan kredibel, tetapi pada saat yang sama mampu memberikan dorongan yang cukup kuat terhadap pertumbuhan. Jadi, disiplin fiskal dan pertumbuhan bukan dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan bersama,” kata Suahasil.
Tak Cuma Andalkan APBN
Pemerintah menyadari target pertumbuhan ekonomi 6 persen tidak bisa hanya mengandalkan belanja negara.
Karena itu, pemerintah juga akan memperkuat sinergi dengan sektor swasta dan Danantara.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan investasi, memperluas kapasitas produksi, mendorong hilirisasi, hingga menciptakan lebih banyak lapangan kerja.
Sebelumnya, pemerintah menyampaikan bahwa untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027, investasi perlu tumbuh sekitar 7 persen.
Artinya, APBN diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sumber pembiayaan program pemerintah, tetapi juga menjadi pemicu aktivitas ekonomi yang lebih luas.
Suahasil kemudian merangkum arah APBN selama dua tahun pemerintahan Prabowo dengan tiga kata kunci.
“Tagline yang selalu saya gaungkan selama dua tahun terakhir, APBN menumbuhkan, APBN melindungi dan APBN yang kredibel. Demikian refleksi dua tahun pemerintahan di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, semoga kita bisa melanjutkan pekerjaan besar kita untuk Indonesia lebih baik,” pungkasnya.
Dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan, tantangan APBN pun semakin besar. Di satu sisi, pemerintah dituntut menjaga anggaran tetap sehat dan kredibel. Di sisi lain, APBN harus cukup kuat untuk mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan mengejar target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027.



