JAKARTA, HOLOPIS.COM – Dewi Kartika resmi mengakhiri masa pengabdiannya selama 10 tahun sebagai Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). Pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) IX KPA.
Dewi mengatakan, Munas IX KPA telah menghasilkan sejumlah keputusan penting sekaligus menjadi momentum suksesi kepemimpinan organisasi gerakan agraria tersebut.
“Setelah 10 tahun memimpin KPA, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas setiap kepercayaan, solidaritas, perkawanan dan kerjasama yang tak pernah surut,” kata Dewi dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (1/10/2026).
Dewi menjabat sebagai Sekjen KPA selama dua periode, yakni 2016-2021 dan 2021-2026. Ia menyampaikan rasa syukur karena dapat menuntaskan amanah tersebut hingga akhir masa jabatan.
“Alhamdulillah, dengan doa dan dukungan kawan-kawan semua, amanah ini dapat saya tuntaskan hingga akhir,” ujarnya.
Menurut Dewi, Munas IX KPA juga dirangkai dengan Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) sekaligus perayaan ulang tahun KPA ke-32. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 10 ribu anggota KPA dari berbagai provinsi di Indonesia.
Ia menyebut kehadiran anggota KPA dari berbagai daerah menjadi gambaran kekuatan, keberagaman dan keteguhan gerakan agraria yang selama ini dibangun bersama.
Dalam proses suksesi tersebut, estafet kepemimpinan Sekjen KPA selanjutnya beralih kepada Roni Septian. Dewi menyebut Roni merupakan kader KPA yang akan membawa organisasi melanjutkan perjuangan pada periode berikutnya.
“Dengan penuh rasa bangga, saya juga ingin kabarkan estafet kepemimpinan Sekretaris Jenderal KPA beralih ke Roni Septian, Kader KPA yang akan membawa organisasi ini melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya,” kata Dewi.
Dewi mengaku menaruh kepercayaan terhadap komitmen, pengalaman dan dedikasi Roni dalam melanjutkan cita-cita KPA.
Setelah tidak lagi menjabat sebagai Sekjen, Dewi kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Ketua Dewan Nasional KPA. Dari posisi tersebut, ia akan bersama Delima Silalahi, Yudi Kurnia, Untung Saputra dan Kinan mendukung kepemimpinan baru KPA.
“Perjalanan Munas kali ini makin bermakna. Di tengah persiapannya, sempat ada kekhawatiran saya karena energi dan konsentrasi harus dipecah untuk mengawal hari demi hari RUU Reforma Agraria di DPR,” tuturnya.
Dewi juga menyinggung pengesahan Undang-Undang Reforma Agraria yang menurutnya menjadi salah satu momentum penting menjelang pelaksanaan Munas IX KPA.



