Manik sedang menempuh pendidikan S2 Transport Engineering di Far Eastern Federal University. Ia pun mendapat kesempatan bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Prabowo.
“Sebagai salah satu mahasiswa yang ada di kampus ini, saya sangat bangga. Ini juga merupakan kali pertama saya bertemu Bapak Prabowo, bisa berkomunikasi langsung dan bisa berjabat tangan,” kata Manik.
Menurut Manik, kehadiran Prabowo dalam EEF menjadi momentum yang bisa membuka peluang lebih besar bagi hubungan Indonesia dan Rusia.
Terutama di bidang ekonomi, ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan lebih banyak kerja sama yang menguntungkan kedua negara.
Manik berharap ke depan semakin banyak forum ekonomi di Rusia yang melibatkan Indonesia dan menghadirkan tokoh-tokoh penting dari Tanah Air.
“Harapan saya dengan hadirnya Bapak di salah satu forum ekonomi terbesar di Rusia ini, ke depannya akan lebih banyak lagi kerja sama di bidang ekonomi antara Indonesia dan Rusia,” ucapnya.
Bagi mahasiswa Indonesia di Vladivostok, kehadiran Prabowo menjadi momen yang cukup berkesan. Selain bisa bertemu langsung dengan kepala negara, mereka juga melihat kunjungan tersebut sebagai peluang untuk mempererat hubungan Indonesia-Rusia, khususnya dalam bidang ekonomi.




