Benjamin Netanyahu Mengelak dari Persidangan Dugaan Korupsinya di Israel

0 Shares

JAKARTA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta pengadilan pada hari Kamis (26/6) untuk menunda kesaksiannya dalam persidangan korupsi yang sudah berlangsung sejak lama. Bahkan sebelumnya, Presiden Donald Trump meminta agar persidangan dibatalkan dan Israel memaafkan Benjamin Netanyahu.

“Pengadilan dengan hormat diminta untuk memerintahkan pembatalan sidang, di mana perdana menteri dijadwalkan memberikan kesaksian dalam dua minggu mendatang,” demikian isi pengajuan itu, disampaikan oleh pengacara Benjamin, Amit Hadad, dikutip Holopis.com, Jum’at (27/6).

Kasus dugaan korupsi ini kembali terungkap setelah beberapa hari Donald Trump dan Benjamin Netanyahu mendeklarasikan kemenangan atas Iran atas konflik yang terjadi selama 12 hari.

Pengajuan itu juga mengatakan Netanyahu dipaksa untuk mengabadikan seluruh waktu dan energinya untuk mengelola masalah-masalah nasional, diplomatik, dan keamanan yang paling penting,” lanjut isi pengajuan itu.

Donald Trump Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Dimaafkan

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Israel agar mengampuni Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan secara tidak langsung meminta pembatalan persidangan korupsinya.

Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan menyelamatkan Netanyahu, seperti halnya yang sudah ia lakukan kepada negaranya.

“Sidang Bibi Netanyahu harus DIBATALKAN SEGERA, atau pengampunan diberikan kepada Pahlawan Besar yang telah berbuat begitu banyak bagi Negara (Israel),” kata ,” demikian disampaikan Donald Trump.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU