Bahlil Kini Komandoi Kemenko Hilirisasi dan Energi, Ini Sederet Tugas Besarnya

0 Shares

Di sisi lain, Hilirisasi dan energi sebenarnya punya hubungan yang sangat erat.

Karena industri pengolahan membutuhkan energi dalam jumlah besar.

Pabrik, smelter, kawasan industri, hingga fasilitas pengolahan berbagai komoditas membutuhkan pasokan energi yang stabil.

Di saat bersamaan, pemerintah juga mendorong transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Artinya, kebijakan energi harus disiapkan sejalan dengan pertumbuhan industri.

Di sinilah mandat baru Bahlil menjadi semakin luas.

Ia tak hanya harus memikirkan bagaimana sumber daya alam diolah, tetapi juga memastikan energi yang menopang industri tersebut tersedia.

Hilirisasi tak bisa dilepaskan dari investasi, karenanya pembangunan fasilitas pengolahan membutuhkan modal besar dan kepastian usaha dalam jangka panjang.

Investor tentu membutuhkan kejelasan mengenai regulasi, bahan baku, energi, infrastruktur, hingga prospek pasar.

Jika salah satu mata rantai bermasalah, keputusan investasi bisa ikut terdampak.

Karena itu, koordinasi lintas kementerian menjadi salah satu pekerjaan penting dalam menjalankan agenda hilirisasi.

Dengan rangkap jabatan tersebut, Bahlil berada pada posisi yang cukup strategis dalam agenda energi dan hilirisasi pemerintahan Prabowo.

Sebagai Menteri ESDM, ia tetap menangani sektor energi dan sumber daya mineral sesuai kewenangan kementeriannya.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU