HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pembalap muda Jepang Ai Ogura tampil impresif di MotoGP Amerika Serikat 2026 sebelum akhirnya harus mengakhiri balapan lebih cepat akibat masalah teknis pada motornya.
Mengendarai motor Aprilia RS-GP dengan livery spesial bendera Amerika Serikat—dalam rangka perayaan 250 tahun kemerdekaan AS—Ogura memulai balapan dari posisi ke-10.
Namun, ia langsung menunjukkan performa luar biasa dengan merangsek ke posisi ketiga hanya dalam tiga lap awal.
Meski sempat turun posisi, Ogura kembali menemukan ritme balapnya. Ia bahkan mencatatkan lap tercepat pada lap ke-9, sebelum naik ke posisi keempat usai menyalip Francesco Bagnaia.
Ogura sempat memangkas jarak hingga hanya 0,8 detik dari pembalap di depannya, Pedro Acosta, membuka peluang besar untuk naik podium.
Namun, nasib berkata lain. Pada lap ke-15, lampu peringatan di motornya menyala, membuat performa motor menurun drastis. Tak lama kemudian, ia terpaksa mundur dari balapan.
Momen tersebut menjadi pukulan telak, terutama karena ini adalah balapan kandang bagi Trackhouse MotoGP Team.
Bos tim, Davide Brivio, mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut, meski tetap memuji performa luar biasa Ogura.
“Sejujurnya, hasil hari ini sangat mengecewakan. Ai menjalani balapan yang fantastis. Dia mencetak lap tercepat selama balapan dan naik peringkat dari posisi ke-10 di awal, jadi saya pikir dia bisa saja naik podium,” ujar Brivio dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Rabu (1/4/2026).
Ia menegaskan bahwa masalah mesin menjadi penyebab utama kegagalan tersebut.
“Sayangnya, dia mengalami masalah mesin dan motornya berhenti. Dia tidak punya pilihan selain mundur, yang benar-benar disesalkan,” tambahnya.
Meski gagal finis, performa Ogura memberikan harapan besar bagi tim. Brivio menilai pembalapnya memiliki masa depan cerah di MotoGP.
“Kami memiliki motor yang kuat, tim yang kuat, dan pembalap yang kuat. Kami akan kembali dengan tekad lebih besar,” tegasnya.
Selanjutnya, para pembalap akan bersiap menghadapi putaran keempat MotoGP 2026 di Jerez, Spanyol, pada 24–26 April mendatang.
Meski hasil di COTA berakhir pahit, penampilan gemilang Ogura menjadi bukti bahwa ia adalah salah satu bintang masa depan yang patut diperhitungkan di kelas utama MotoGP.



