Ahmad Luthfi Minta Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

0 Shares

HOLOPIS.COM, KENDAL – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta para investor yang menanamkan modal di wilayahnya untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jawa Tengah memiliki kemampuan yang mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat meninjau proses produksi di PT Borine Technology Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, Rabu (6/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi melihat langsung aktivitas produksi sekaligus berdialog dengan jajaran pimpinan perusahaan terkait perkembangan investasi dan kualitas tenaga kerja di kawasan industri itu.

Dari hasil dialog diketahui, produk PT Borine Technology Indonesia dipasarkan untuk kebutuhan ekspor maupun domestik.

Secara kualitas, hasil produksinya dinilai setara dengan produk yang dihasilkan tenaga kerja di China, negara asal perusahaan tersebut.

“Artinya, selama kita mempunyai niat untuk bekerja, khususnya wilayah Jawa Tengah, kita mampu bersaing dengan negara lain,” kata Ahmad Luthfi usai peninjauan, dikutip Holopis.com Jateng, Kamis (7/5/2026).

Menurut Luthfi, kualitas SDM menjadi salah satu faktor utama yang menentukan masuknya investasi ke Jawa Tengah.

Karena itu, keberadaan tenaga kerja yang kompeten perlu terus dijaga agar kepercayaan investor terhadap Jawa Tengah semakin meningkat.

Ia mengatakan, investasi yang masuk tidak hanya berdampak pada pembukaan lapangan pekerjaan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberadaan PT Borine Technology Indonesia, misalnya, turut membawa enam perusahaan pemasok bahan baku untuk ikut berinvestasi di Jawa Tengah.

Pada fase pertama, perusahaan tersebut menanamkan investasi sebesar USD 700 juta. Sementara pada fase kedua, PT Borine Technology Indonesia telah berkomitmen memperluas pabrik dengan nilai investasi mencapai sekitar USD 1,4 miliar.

Besarnya nilai investasi itu, kata Luthfi, menjadi bukti bahwa Jawa Tengah dinilai sebagai daerah yang aman, stabil, dan kompetitif bagi investor global.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah hingga kepala dinas di Jawa Tengah ikut aktif mempromosikan potensi investasi di wilayah masing-masing.

“Seluruh kepala daerah termasuk kepala dinas harus menjadi manajer marketing untuk menawarkan potensi investasi di daerahnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menerima sejumlah masukan dari pihak investor dan pengelola kawasan industri. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah optimalisasi pelabuhan di wilayah pantai utara Jawa Tengah.

Menindaklanjuti masukan tersebut, Pemprov Jateng akan memperkuat koordinasi dengan Pelindo dan Kementerian Perhubungan untuk mendorong pembukaan kembali Pelabuhan Kendal dan Batang, serta revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas.

Langkah itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas logistik sekaligus mendukung percepatan arus investasi di Jawa Tengah, khususnya di kawasan industri strategis seperti Kendal.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU