Jokowi Buka-bukaan soal Masa Kuliah di UGM, Ngaku Dapat Nilai A untuk KKN

Jokowi tidak hanya menjelaskan pengalaman akademiknya, tetapi juga menceritakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang pernah dijalaninya saat masih berstatus mahasiswa UGM.

17 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di tengah sidang kasus ijazah, Jokowi buka-bukaan soal masa kuliahnya di UGM. Ia mengungkap cerita KKN tiga bulan hingga pengakuan meraih nilai A.

Kesaksian Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), mengungkap cerita lain tentang perjalanan masa kuliahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Di hadapan majelis hakim, Jokowi tidak hanya menjelaskan pengalaman akademiknya, tetapi juga menceritakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang pernah dijalaninya saat masih berstatus mahasiswa UGM.

Menariknya, Jokowi secara terbuka mengaku berhasil menyelesaikan program tersebut dengan nilai A.

Pengakuan itu disampaikan ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menggali lebih jauh pengalaman Jokowi selama menjalani pendidikan tinggi.

Salah satu hal yang ditanyakan adalah bagaimana proses KKN yang pernah diikutinya.

Jokowi kemudian menjelaskan bahwa dirinya bersama sejumlah mahasiswa UGM lainnya mendapat penugasan dari Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPM) untuk melaksanakan KKN di sejumlah desa.

Dalam penugasan tersebut, Jokowi ditempatkan di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ia tidak sendirian. Jokowi menceritakan bahwa kelompok KKN-nya terdiri atas empat mahasiswa dari latar belakang fakultas berbeda.

Mereka adalah Yohana dari Fakultas Hukum, Rince Dwijaya dari Fakultas Biologi, Eko dari Fakultas Teknik, serta Jokowi sendiri.

“Kami melakukan KKN selama tiga bulan, dan selama tiga bulan itu kami melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kemasyarakatan,” ujar Jokowi di hadapan persidangan.

Dalam kesaksiannya, Jokowi juga mengungkap sejumlah aktivitas yang dilakukan kelompoknya selama berada di Desa Ketoyan.

Kegiatan tersebut berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
17 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!