HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ayam pop Padang punya warna pucat, tetapi rasanya gurih dan dagingnya super empuk. Ternyata, ada trik khusus membuatnya seenak restoran!
Ayam pop menjadi salah satu menu andalan rumah makan Padang yang punya penggemar tersendiri.
Berbeda dari ayam goreng biasa yang identik dengan kulit kecokelatan dan tekstur renyah, hidangan khas Sumatera Barat ini justru tampil dengan warna pucat.
Namun, jangan salah, di balik tampilannya yang sederhana, ayam pop menyimpan cita rasa gurih dengan tekstur daging yang lembut hingga ke bagian dalam.
Kabar baiknya, menikmati ayam pop seenak di rumah makan Padang ternyata tidak harus selalu pergi ke restoran.
Menu favorit ini bisa dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan sederhana.
Bahkan, kunci kelezatannya ternyata terletak pada proses memasak yang sedikit berbeda dari ayam goreng pada umumnya.
Salah satu rahasia membuat ayam pop yang empuk dan gurih adalah menggunakan air kelapa untuk mengungkep daging ayam.
Bahan ini digunakan bersama bawang putih, jahe, dan garam agar bumbu meresap sekaligus membantu menghasilkan cita rasa khas.
Berdasarkan resep dalam buku “Koleksi 120 Resep Masakan Ayam” (2016) karya Yasa Boga terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, ayam pop menggunakan ayam kampung sebagai bahan utama.
Untuk membuatnya, siapkan satu ekor ayam kampung dengan berat sekitar 800 gram, kemudian potong menjadi empat bagian.
Siapkan pula 300 mililiter air kelapa.
Sementara itu, bumbu yang perlu dihaluskan terdiri dari empat siung bawang putih, setengah sendok makan jahe parut, dan satu sendok teh garam.
Jangan lupa menyiapkan bahan pelengkap berupa kecap manis, cabai rawit, bawang merah yang diiris tipis, serta minyak goreng secukupnya.
Langkah pertama, masukkan potongan ayam kampung ke dalam panci.
Tuangkan air kelapa, kemudian tambahkan bumbu halus yang sudah disiapkan.
Masak ayam menggunakan api kecil hingga daging mulai lunak dan cairan perebus menyusut sampai habis.
Selama proses memasak, sesekali balik potongan ayam supaya bumbu meresap lebih merata.
Proses mengungkep ini menjadi bagian penting karena ayam dimasak perlahan bersama air kelapa dan bumbu sebelum masuk ke tahap penggorengan.
Setelah ayam lunak, angkat dan diamkan hingga dingin.
Berikutnya, panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak.
Masukkan ayam ke dalam minyak panas dan goreng sebentar saja. Ini bagian yang tidak boleh terlewat.
Ayam pop tidak perlu digoreng sampai berubah menjadi cokelat keemasan seperti ayam goreng biasa.
Setelah itu, angkat ayam dan tiriskan minyaknya.
Ayam pop pun siap disajikan bersama kecap manis, cabai rawit, dan irisan bawang merah.
Selain teknik memasak, pemilihan daging ayam juga berpengaruh terhadap hasil akhir masakan.
Ayam yang masih segar akan membantu menghasilkan hidangan dengan kualitas lebih baik.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli ayam.
Pertama, periksa warna daging, pilih ayam yang masih berwarna merah muda dan tampak segar.
Kedua, perhatikan teksturnya, daging ayam segar umumnya terasa elastis.
Ketika ditekan menggunakan jari, permukaannya akan kembali ke bentuk semula.
Sebaliknya, hindari ayam yang terasa terlalu lembek, berlendir, atau membutuhkan waktu lama untuk kembali ke bentuk semula.
Ketiga, jangan abaikan aroma, ayam segar seharusnya tidak mengeluarkan bau amis menyengat atau aroma tidak sedap.
Untuk penyimpanan, ayam mentah sebaiknya segera dimasukkan ke lemari pendingin.
Jika ingin disimpan lebih lama, gunakan freezer dengan suhu yang sesuai.
Ayam mentah dapat bertahan sekitar dua hingga tiga bulan dalam freezer apabila disimpan dengan benar.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan langkah memasak yang tidak terlalu rumit, ayam pop khas Padang bisa menjadi pilihan menu rumahan yang menggugah selera.
Rahasianya sederhana: gunakan air kelapa saat mengungkep dan jangan menggoreng ayam terlalu lama agar karakter khas ayam pop tetap terjaga.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!