Menlu Sugiono di PBB: Palestina Jadi Ujian Terbesar Hukum Internasional

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Isu Palestina kembali menjadi sorotan Indonesia di panggung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyebut Palestina sebagai salah satu ujian paling jelas bagi dunia dalam melihat apakah hukum internasional benar-benar ditegakkan.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam pernyataan nasional Indonesia pada Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Sabtu waktu setempat. Indonesia menilai keberlangsungan sistem multilateral sangat bergantung pada konsistensi negara-negara dalam menegakkan aturan internasional.

Sugiono mengatakan institusi internasional hanya akan kuat apabila negara-negara di dalamnya ikut membela dan menegakkan hukum internasional.

“Dalam hal tersebut, Palestina tetap menjadi salah satu ujian paling jelas terhadap prinsip ini, serta ujian bagi hati nurani kita,” kata Sugiono, Minggu (27/9/2026).

Menurut dia, situasi di Gaza dan Tepi Barat menjadi gambaran serius mengenai tantangan penegakan hukum internasional.

Sugiono menyinggung sejumlah instrumen internasional, termasuk Piagam PBB, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR), serta empat Konvensi Jenewa 1949.

“Pelanggaran hukum internasional di Gaza dan Tepi Barat mengingatkan kita pada dunia sebelum 1945 ketika suatu kelompok tertentu hampir musnah,” katanya.

Indonesia Singgung Pengalaman Kolonialisme

Dalam pernyataannya, Sugiono juga mengaitkan posisi Indonesia terhadap Palestina dengan pengalaman sejarah bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Menurutnya, pengalaman menghadapi kolonialisme menjadi salah satu alasan Indonesia terus menyuarakan dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan masa depannya sendiri.

Indonesia, kata dia, pernah mengalami masa ketika hukum internasional dinilai lemah dan kekuatan menjadi faktor dominan.

“Perjuangan bangsa kami untuk mencapai kemerdekaannya adalah yang membentuk dukungan konsisten kami bagi rakyat Palestina serta hak mereka menentukan masa depannya sendiri,” katanya.

Dorong Solusi Dua Negara

Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendukung rakyat Palestina sampai hak menentukan nasib sendiri dapat terwujud.

Indonesia juga menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina berdasarkan solusi dua negara, dengan landasan hukum internasional dan parameter yang telah disepakati secara internasional.

“Palestina bukan hanya isu satu kawasan. Palestina adalah ujian untuk melihat apakah sistem multilateral dapat membela prinsip yang diciptakannya dan dapat menegakkannya di saat yang paling dibutuhkan,” tutur Sugiono.

Sebelumnya, Indonesia juga telah menyuarakan pentingnya langkah konkret terkait perdamaian Palestina dalam berbagai agenda di sela-sela Sidang Umum PBB ke-81. Sugiono turut menghadiri pertemuan tingkat menteri negara-negara OKI yang membahas kemerdekaan Palestina dan penegakan hukum internasional.

Hukum Internasional Harus Konsisten

Sugiono mengatakan reformasi institusi internasional memang penting, tetapi upaya tersebut tidak boleh membuat perhatian terhadap hukum internasional terabaikan.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU