TAIPEI, HOLOPIS.COM – Sebanyak 87 siswa di Taiwan mengalami diare usai menyantap MBG di sekolah. Penyedia makanan diputus kontrak dan terancam denda hingga Rp111 miliar.
Sebanyak 87 siswa di Taipei, Taiwan, mengalami diare setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di sekolah pada Senin (7/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Taipei Municipal Cheng Yuan High School.
Gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan mulai dialami para siswa sekitar pukul 22.00 waktu setempat, beberapa jam setelah menyantap makan siang.
Kasus tersebut kini tengah diselidiki Departemen Kesehatan Taipei untuk mengetahui penyebab pasti munculnya gejala pada para siswa.
Yang menjadi sorotan, penyedia makanan yang memasok menu tersebut telah dihentikan operasionalnya dan kontraknya diputus.
Penyedia makanan itu juga terancam denda hingga NT$200 juta atau sekitar Rp111 miliar jika terbukti melanggar aturan keamanan dan sanitasi pangan.
Departemen Kesehatan Taipei menerima laporan dari pihak sekolah pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Dalam laporan tersebut, sebanyak 87 siswa secara bertahap mengalami diare dan gejala yang diduga merupakan keracunan makanan sejak Senin malam.
Jumlah tersebut telah melampaui ambang batas 50 orang untuk dugaan kejadian keracunan makanan.
Petugas kesehatan kemudian dikirim ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan.
Petugas mengambil sejumlah sampel dan memerintahkan penghentian sementara layanan makan siang di sekolah.
Kasus ini mencuat setelah anggota Dewan Kota Taipei Lin Liang-chun menerima keluhan dari orangtua siswa.




