8 Bandara Tutup Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini 5 Bandara Alternatif yang Buka 24 Jam

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Erupsi Gunung Anak Krakatau ikut mengganggu aktivitas penerbangan. Pemerintah menutup sementara delapan bandara yang terdampak abu vulkanik, sekaligus menyiapkan lima bandara alternatif yang bisa beroperasi selama 24 jam.

Langkah ini disiapkan untuk menjaga mobilitas penumpang sekaligus memastikan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan maskapai diberikan pilihan untuk mengalihkan penerbangan ke sejumlah bandara alternatif.

Kelima bandara tersebut adalah Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), serta Bandara Adi Soemarmo di Solo.

“Tadi saya sampaikan untuk memberikan alternatif kepada airlines apabila ingin menggunakan, karena kita sudah membuka bandara alternatif, Bandara Kertajati, Bandara Semarang, Juanda, YIA Jogja, kemudian Solo juga kita buka untuk operasi 24 jam,” kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Bandara-bandara tersebut dapat digunakan untuk pendaratan maupun keberangkatan selama kondisi di bandara yang terdampak abu vulkanik belum memungkinkan untuk kembali beroperasi.

Delapan Bandara Ditutup

Adapun delapan bandara yang ditutup akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau meliputi:

  1. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
  3. Bandara Radin Inten II, Lampung
  4. Bandara Husein Sastranegara, Bandung
  5. Bandara Budiarto, Curug, Tangerang
  6. Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan
  7. Bandara Taufik Kiemas, Pesisir Barat, Lampung
  8. Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan

Pemerintah menjadwalkan penutupan delapan bandara tersebut hingga Minggu pukul 23.59 WIB.

Kondisi operasional selanjutnya akan menyesuaikan perkembangan abu vulkanik dan pertimbangan keselamatan penerbangan.

Maskapai Bebas Pilih Bandara Pengganti

Pemerintah tidak menetapkan satu bandara tertentu sebagai pengganti untuk semua penerbangan.

Keputusan penggunaan bandara alternatif diserahkan kepada masing-masing maskapai. Pertimbangannya mencakup kebutuhan operasional, jadwal penerbangan, kesiapan armada hingga pelayanan bagi penumpang.

Dengan begitu, penumpang yang penerbangannya terdampak perlu menunggu informasi langsung dari maskapai terkait perubahan lokasi keberangkatan maupun kedatangan.

Transportasi ke Bandara Pengganti Gratis

Tak hanya membuka bandara alternatif, Kementerian Perhubungan bersama InJourney Airports juga menyiapkan transportasi darat bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan.

Layanan tersebut mencakup kereta api dan bus secara gratis untuk penumpang yang harus melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif seperti Kertajati, Juanda, Solo, Semarang maupun Yogyakarta.

Menhub menegaskan penumpang tidak dikenakan biaya untuk transportasi menuju bandara pengganti.

Layanan ini disiapkan untuk memudahkan perpindahan penumpang, khususnya dari Bandara Soekarno-Hatta menuju lokasi penerbangan alternatif.

Penumpang Bisa Pilih Lanjut atau Batal

Informasi mengenai perubahan penerbangan akan disampaikan masing-masing maskapai kepada penumpang.

Termasuk lokasi keberangkatan baru dan moda transportasi yang tersedia untuk menuju bandara tersebut.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU