HOLOPIS.COM, JAKARTA – Heboh isu bank asing menarik Rp11,5 triliun dari Indonesia bikin publik geger. OJK akhirnya buka suara dan mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi.
Media sosial mendadak dihebohkan dengan isu tiga bank asing besar, yakni Standard Chartered, Citibank, dan HSBC, disebut-sebut menarik dana hingga Rp11,5 triliun dari Indonesia.
Kabar tersebut langsung memicu spekulasi liar bahwa investor asing mulai kehilangan kepercayaan terhadap iklim investasi di Tanah Air.
Narasi yang beredar bahkan mengaitkan perpindahan dana tersebut dengan kekhawatiran pelaku usaha terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.
Tak sedikit warganet yang menyebut langkah itu sebagai sinyal keluarnya modal asing atau capital flight dari Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kabar yang viral tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Regulator menegaskan dana Rp11,5 triliun yang ramai diperbincangkan bukanlah penarikan investasi ataupun aksi kaburnya investor asing dari Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan pembayaran dividen atau pembagian keuntungan perusahaan kepada kantor pusat masing-masing bank di luar negeri.
Menurutnya, aktivitas itu merupakan praktik bisnis yang normal dan telah berlangsung sejak lama.
Perusahaan yang memperoleh keuntungan dari operasional di Indonesia memang memiliki hak untuk membagikan laba kepada pemegang saham maupun induk usahanya.
“Nggak, itu sebenarnya terlalu dilebih-lebihkan ya. Nggak bener itu sebetulnya. Kalau orang yang investasi di Indonesia, dia mengirimkan balik keuntungannya, ya itu sesuatu yang wajar dilakukan karena mereka memang berhak atas keuntungan dari investasinya,” kata Dian.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah anggapan yang berkembang di media sosial bahwa perpindahan dana tersebut dipicu oleh ketidakpercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia.
OJK menegaskan perpindahan dana Rp11,5 triliun yang terjadi dalam kurun dua tahun terakhir tidak dapat dikategorikan sebagai capital flight.


