HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemasangan pagar besi di sejumlah mal Jakarta memicu perhatian publik. Gubernur Pramono Anung meminta pengelola tak berlebihan karena Jakarta tetap aman.
Pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta yang ramai diperbincangkan di media sosial mendapat perhatian Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Ia menilai langkah tersebut tidak perlu dilakukan secara berlebihan karena kondisi keamanan ibu kota tetap terkendali.
Pramono mengatakan pemasangan pagar kemungkinan muncul sebagai bentuk kewaspadaan pengelola mal.
Namun, ia memastikan pemerintah akan terus menjaga keamanan Jakarta bersama aparat penegak hukum.
“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” kata Pramono kepada wartawan.
Ia menegaskan, rasa khawatir yang berlebihan justru dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan aparat terkait agar situasi tetap kondusif.
“Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik. Saya sebagai Gubernur Jakarta bersama TNI, Polri, dan aparat penegak hukum lainnya akan menjaga Jakarta,” ujarnya.
Pramono juga optimistis Jakarta akan tetap menjadi kota yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja membantah anggapan bahwa pemasangan pagar dilakukan sebagai antisipasi kerusuhan.
Menurutnya, tujuan utama pemasangan pagar adalah mengatur akses keluar-masuk pengunjung agar lebih tertib.


