Prabowo : Perwira TNI-Polri Hanya Setia pada Pancasila, UUD 1945, dan Rakyat Indonesia

4 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesetiaan utama para perwira TNI dan Polri harus ditujukan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan terutama rakyat Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Prabowo meminta para perwira baru memegang teguh sumpah yang telah mereka ucapkan sebagai janji pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.

“Hari ini kalian telah mengucapkan sumpah. Sumpah itu bukan sekedar rangkaian kata, itu adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, janji kepada bangsa, janji kepada negara, janji kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo mengingatkan para perwira agar senantiasa menjadikan kepentingan bangsa dan negara sebagai prioritas tertinggi dalam menjalankan tugas.

“Pegang teguh sumpah yang sudah saudara ucapkan. Setia lah kepada pancasil, undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Setialah kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang paling utama setialah kepada rakyat Indonesia,” tegasnya.

- Advertisement -

“Jangan pernah ada kepentingan apa yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa,” sambung Prabowo.

Menurut Prabowo, pangkat yang diterima para perwira TNI dan Polri bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah dan kepercayaan rakyat Indonesia.

“Pangkat pertama yang saudara terima hari ini bukan sekedar kehormatan. Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia. Pangkat adalah kepercayaan rakyar Indonesia, pangkat adalah harapan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa sejak resmi menjadi perwira, para lulusan harus siap mengabdikan diri sepenuhnya untuk bangsa dan negara.

“Mulai hari ini saudara bukan lagi milik dirimu sendiri, mulai hari ini sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi, saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa perwira TNI dan Polri harus hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Ia mencontohkan keterlibatan para perwira dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Saya bangga karena saudara-saudara telah belajar satu hal yang paling penting, menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan, itulah makna pengabdian yang sesungguhnya,” tuturnya.

Dukung Penulis Traktir kopi/cendol via GoPay, DANA, OVO, ShopeePay & QRIS.
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU