HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kronologi hilangnya Nadira Az Zahra, mahasiswi Telkom University, yang berangkat kuliah lalu menghilang. Keluarga dan polisi masih mencari.
Misteri hilangnya Nadira Az Zahra, mahasiswi Telkom University, masih menyisakan tanda tanya besar.
Hingga Minggu (5/7/2026), perempuan berusia 21 tahun itu belum juga ditemukan setelah berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat kuliah pada Selasa (30/6/2026).
Kasus hilangnya Nadira Az Zahra kini menjadi perhatian publik.
Keluarga bersama kepolisian masih terus melakukan pencarian, sementara berbagai informasi mengenai ciri-ciri dan kronologi kepergiannya disebarluaskan agar masyarakat dapat membantu proses pencarian.
Perwakilan keluarga, Budhi Purwana Yodhaswara, mengatakan hingga saat ini Nadira Az Zahra belum kembali ke rumah maupun memberikan kabar kepada keluarganya.
“Masih belum ditemukan,” ujar Budhi saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).
Menurut Budhi, keluarga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan berbagai pihak untuk memperluas pencarian.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang ikut membantu menyebarkan informasi kehilangan Nadira.
“Kami sangat menghargai setiap bantuan yang diberikan berbagai pihak, termasuk dalam hal penyebaran informasi yang akurat,” katanya.
Berdasarkan keterangan keluarga dan pihak kampus, kronologi hilangnya Nadira Az Zahra bermula pada Selasa, 30 Juni 2026.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Nadira berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk berangkat kuliah di Telkom University, Jalan Telekomunikasi, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah, menjelaskan bahwa Nadira berangkat menggunakan layanan ojek online menuju kampus.
“Pada Selasa, 30 Juni 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, yang bersangkutan berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat ke kampus menggunakan layanan ojek online,” jelas Roosdiana.
Namun, situasi berubah hanya dalam hitungan jam.
Sekitar pukul 12.00 WIB, nomor telepon seluler Nadira mendadak tidak lagi dapat dihubungi.
Sejak saat itu, pihak keluarga kehilangan kontak sepenuhnya dengan mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC), Fakultas Ilmu Terapan (FIT), angkatan 2025 tersebut.
Karena Nadira tidak kunjung pulang dan tidak memberikan kabar, kedua orang tuanya mendatangi Telkom University pada Kamis (2/7/2026).
Kedatangan keluarga diterima oleh Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (Ditmawa/KKA) untuk melakukan koordinasi serta mengumpulkan informasi yang dapat membantu proses pencarian.
Roosdiana menegaskan Telkom University langsung bergerak cepat dengan menjalin komunikasi intensif bersama keluarga dan aparat berwenang.
Pihak kampus juga mengajak seluruh sivitas akademika serta masyarakat untuk membantu menyebarkan informasi kehilangan Nadira, namun tetap mengedepankan etika serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Ciri-Ciri Nadira Az Zahra
Saat meninggalkan rumah, Nadira diketahui mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung warna krem, serta membawa tas ransel berwarna krem.
Di dalam tas tersebut terdapat laptop dan tablet.
Nadira juga membawa telepon seluler yang hingga kini belum dapat dihubungi.
Adapun ciri-ciri Nadira Az Zahra yaitu memiliki tinggi sekitar 165 sentimeter, berat badan sekitar 55 kilogram, kulit sawo matang cenderung putih, serta rambut lurus.
Keluarga berharap masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Nadira Az Zahra segera menyampaikan kepada pihak kepolisian atau keluarga agar proses pencarian dapat berlangsung lebih cepat.
“Kami mohon bantuan dan doa dari semua pihak agar Nadira dapat ditemukan dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga,” ujar Budhi.
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian Nadira Az Zahra masih terus berlangsung.
Belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan mahasiswi Telkom University tersebut, sementara kepolisian bersama keluarga dan pihak kampus masih melakukan penelusuran.


