HOLOPIS.COM, WONOSOBO – Fenomena alam langka berupa perubahan gradasi warna air di objek wisata Telaga Warna Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kembali memikat ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara pada musim kemarau tahun ini.
Objek wisata andalan di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut ini terus ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan langsung keajaiban perubahan warna air dari hijau toska, kuning, hingga biru safir.
Secara ilmiah, fenomena perubahan warna air telaga ini terjadi akibat tingginya kandungan sulfur atau belerang di dalam air yang bereaksi secara kimiawi ketika terpapar oleh sinar matahari langsung.
Selain kandungan belerang yang tinggi, keberadaan ekosistem ganggang dan pembiasan cahaya matahari pada partikel mineral di dasar danau juga turut memengaruhi spektrum warna yang dihasilkan.
Keunikan ini semakin kontras karena letak Telaga Warna berdampingan langsung dengan Telaga Pengilon yang airnya justru sangat jernih dan tidak mengalami perubahan warna sama sekali.
Wisatawan dapat melihat langsung degradasi warna yang berkilau indah di bawah terik matahari pagi. Waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena perubahan warna yang optimal adalah pada pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
Pada rentang waktu tersebut, posisi sudut datang sinar matahari dinilai sangat pas untuk memicu reaksi pembiasan warna di permukaan air telaga secara maksimal. Selain itu, masuknya musim kemarau yang membuat cuaca di Dieng menjadi sangat cerah.
Meskipun menyuguhkan keindahan visual yang memukau, pengelola wisatatetap mengimbau para pengunjung untuk selalu mematuhi batas aman kunjungan guna menghindari paparan gas belerang yang pekat.
Wisatawan yang memiliki riwayat gangguan pernapasan disarankan untuk menjaga jarak aman dari bibir telaga, terutama saat tercium aroma sulfur yang menyengat akibat hembusan angin.
Bagi pencinta fotografi yang ingin menikmati keindahan telaga secara menyeluruh, mereka dapat mendaki sedikit ke spot Batu Ratapan Angin yang terletak tidak jauh dari area utama.
Dari titik ketinggian tersebut, perpaduan visual antara hijaunya perbukitan, birunya langit, dan gradasi warna air telaga akan tampak menyatu membentuk lanskap alam yang sangat eksotis.
Untuk menikmati keajaiban alam ini, wisatawan domestik dikenakan tiket masuk sebesar Rp 22.000 per orang, sementara tarif khusus diberlakukan untuk kunjungan wisatawan mancanegara.
Pemerintah daerah setempat berharap pesona Telaga Warna Dieng ini dapat terus terjaga kelestariannya melalui penerapan konsep pariwisata berkelanjutan yang berbasis pada perlindungan lingkungan hidup.

