JAKARTA, Holopis.com – Ratusan mahasiswa BEM UI dan FMN terhenti di Flyover Semanggi saat hendak menuju Bundaran HI setelah diadang aparat kepolisian dalam aksi di Jakarta.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Front Mahasiswa Nasional (FMN) dilaporkan sempat terhenti di kawasan Flyover Semanggi, Jakarta, Jumat (12/6/2026) siang, saat hendak menuju Bundaran HI untuk menggelar aksi unjuk rasa.
Aksi tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran HI dengan membawa sejumlah tuntutan terhadap pemerintah.
Namun, rombongan mahasiswa mengaku dihadang aparat kepolisian di tengah perjalanan.
Rombongan mahasiswa disebut berangkat dari Kampus UI Depok sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan puluhan bus.
Massa aksi bergerak menuju pusat kota Jakarta dengan tujuan akhir Bundaran HI, lokasi yang direncanakan sebagai titik penyampaian aspirasi.
Dalam perjalanan, rombongan melewati jalur utama menuju kawasan Sudirman-Thamrin.
Namun, sesampainya di sekitar Flyover Semanggi, laju kendaraan rombongan terhenti karena adanya pengamanan ketat aparat kepolisian.
Di lokasi, terlihat personel kepolisian berjaga dan melakukan pengaturan arus massa.
Rombongan mahasiswa yang berada dalam sejumlah bus tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan ke arah Bundaran HI.
Situasi tersebut menyebabkan rombongan tertahan di lokasi.
Beberapa mahasiswa kemudian turun dari kendaraan dan melakukan komunikasi dengan aparat di lapangan untuk meminta akses jalan agar dapat melanjutkan aksi.
Pihak mahasiswa menyebut sempat terjadi proses negosiasi antara perwakilan massa dan aparat kepolisian.
Namun, izin untuk melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI tidak diberikan.
Dalam perkembangan di lapangan, aparat disebut mengarahkan massa aksi untuk memindahkan titik unjuk rasa ke kawasan lain, yakni sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Namun, perubahan lokasi tersebut tidak langsung disepakati oleh peserta aksi yang telah mengajukan pemberitahuan sebelumnya.
Akibat situasi tersebut, sempat terjadi dorong-dorongan ringan antara sebagian massa dan aparat di sekitar lokasi penghadangan.
Kondisi tetap terkendali setelah aparat melakukan penjagaan ketat dan mengatur posisi massa di flyover.
Dalam aksi yang direncanakan, BEM UI dan FMN membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Di antaranya adalah:
1. Stop pemborosan APBN
2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM)
3. Hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
4. Hentikan militerisme di ranah sipil
5. Mendesak pemerintah melakukan evaluasi dan pengakuan atas berbagai kebijakan yang dinilai bermasalah
Selain itu, mahasiswa juga menyerukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat untuk ikut menyuarakan aspirasi, termasuk mahasiswa, buruh, guru, pedagang, hingga komunitas lainnya.
Hingga siang hari, rombongan mahasiswa masih berada di sekitar Flyover Semanggi dalam pengawalan aparat kepolisian.
Belum ada kepastian apakah massa akan kembali melanjutkan perjalanan menuju titik aksi awal atau mengikuti arahan untuk berpindah lokasi.
Pihak kepolisian sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pengalihan rute maupun pembatasan akses menuju Bundaran HI.
Situasi di sekitar lokasi dilaporkan tetap kondusif dengan pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan secara bertahap.


