Dudung Kenang Pesan Ryamizard: Prajurit Harus Cintai Rakyat dalam Setiap Penugasan

0 Shares

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengenang almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai sosok pemimpin militer yang selalu menanamkan nilai kemanusiaan kepada setiap prajurit dalam menjalankan tugas negara.

Menurut Dudung, salah satu pesan yang paling membekas dari mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut adalah agar prajurit TNI selalu mencintai rakyat karena sejatinya TNI lahir dan berasal dari rakyat.

“Penekanan beliau kepada saya, setiap melaksanakan penugasan cintai rakyat, karena memang kita berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” kata Dudung usai melayat di rumah duka Ryamizard Ryacudu di kawasan Cikeas, Kabupaten Bogor, Minggu (31/5).

Dudung mengungkapkan, pesan tersebut diterimanya secara langsung saat bertugas di Aceh ketika Ryamizard menjabat sebagai KSAD, sementara dirinya masih mengemban amanah sebagai Komandan Batalyon.

Saat itu, kata Dudung, Ryamizard selalu menekankan bahwa operasi militer tidak boleh semata-mata mengedepankan pendekatan keamanan, melainkan harus dibangun melalui kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Salah satu arahan yang paling diingatnya adalah ketika Ryamizard menegaskan bahwa masyarakat Aceh bukanlah musuh yang harus diperangi.

- Advertisement -

“Saya terutama menyampaikan bahwa di Aceh itu bukan musuh kita, sehingga pendekatannya adalah pendekatan manusia. Jangan ingin membunuh dan sebagainya. Itulah yang saya pegang sehingga kami melaksanakan pembinaan-pembinaan teritorial,” ujar Dudung mengutip arahan almarhum.

Menurutnya, pendekatan humanis yang diajarkan Ryamizard terbukti menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di daerah penugasan.

Dudung menilai almarhum bukan hanya seorang perwira tinggi yang tegas, tetapi juga pemimpin yang memiliki visi besar dalam membangun profesionalisme prajurit TNI Angkatan Darat.

“Beliau prajurit sejati, prajurit tulen, yang betul-betul profesional. Beliau tidak kenal menyerah bagaimana mengembangkan organisasi. Banyak hal yang beliau kembangkan agar prajurit profesional di dalam bidangnya,” tuturnya.

Selain dikenal memiliki prinsip yang kuat, Ryamizard juga disebut sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan anak buah dan tidak segan memberikan arahan langsung kepada prajurit yang bertugas di berbagai wilayah operasi.

Dudung mengaku memiliki kedekatan personal dengan Ryamizard selama bertugas di lingkungan TNI Angkatan Darat. Baginya, berbagai wejangan dan nilai kepemimpinan yang diwariskan almarhum akan terus menjadi pedoman dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sebagaimana diketahui, Ryamizard Ryacudu merupakan purnawirawan jenderal TNI AD yang pernah menjabat KSAD periode 2002-2005. Setelah pensiun dari dunia militer, ia kembali mendapat kepercayaan negara sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014-2019.

Ryamizard wafat pada Minggu (31/5/2026) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI, pemerintah, dan masyarakat Indonesia yang mengenalnya sebagai sosok prajurit tegas dengan pendekatan kemanusiaan yang kuat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU