HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kolesterol jahat atau LDL yang terlalu tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung tanpa disadari. Namun, seorang dokter bedah asal Inggris membagikan beberapa jenis makanan yang dinilai efektif membantu menurunkan kadar kolesterol secara alami jika dikonsumsi rutin dan dibarengi pola hidup sehat.
Dilansir Holopis.com dari Hindustan Times, Jumat (29/5/2026), dokter bernama Rajan menjelaskan ada beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan khusus untuk membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh.
Makanan pertama yang disarankan adalah buah beri. Menurut Rajan, buah beri kaya akan polifenol seperti antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk melindungi pembuluh darah.
“Polifenol ini juga bertindak sebagai antioksidan, yang sebenarnya dapat membantu lapisan pembuluh darah. Dan polifenol juga membatasi jumlah oksidasi LDL, yaitu kolesterol jahat,” jelas Rajan.
Selain itu, buah beri juga membantu meningkatkan produksi asam empedu sehingga tubuh dapat menarik lebih banyak kolesterol dari aliran darah untuk dibuang.
Makanan kedua yakni biji-bijian yang mengandung lemak sehat. Kandungan tersebut dinilai mampu membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus dan menekan pembentukan lemak di hati.
Selanjutnya ada kacang-kacangan dan lentil yang kaya serat fermentasi. Rajan mengatakan makanan ini dapat meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek di usus yang membantu menurunkan sintesis kolesterol di hati.
“Kacang-kacangan dan lentil – ini mengandung serat yang dapat difermentasi, yang memaksimalkan produksi asam lemak rantai pendek, yang sebenarnya menurunkan sintesis kolesterol hati,” kata Rajan.
Ia menambahkan, protein nabati dalam kacang-kacangan juga membantu meningkatkan aktivitas reseptor LDL sehingga pembersihan kolesterol jahat dalam tubuh menjadi lebih optimal.
Terakhir, Rajan menyarankan konsumsi oat yang dikenal kaya beta-glukan, yaitu serat prebiotik yang efektif membantu menurunkan kolesterol dalam darah.
“Serat ini membentuk gel kental yang larut dan mengikat asam empedu, kemudian mengeluarkannya, dan memaksa tubuh Anda untuk menarik lebih banyak kolesterol LDL dari peredaran darah untuk menghasilkan lebih banyak empedu,” katanya.
Meski begitu, Rajan menegaskan bahwa pola makan sehat tetap harus diimbangi dengan gaya hidup aktif, olahraga rutin, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

