HOLOPIS.COM, KEBUMEN — Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, untuk menjaga ketat aset negara dari segala bentuk kebocoran.
Pesan penting berbobot triliunan rupiah tersebut secara unik disampaikan langsung oleh Presiden di tengah hamparan tambak udang, saat menghadiri Panen Raya Udang di kawasan BUBK Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/05).
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara secara khusus menyoroti peran strategis Danantara sebagai dana kedaulatan (sovereign wealth fund) yang baru dibentuk oleh pemerintah.
Lembaga baru ini dirancang khusus untuk mengamankan sekaligus melipatgandakan kekayaan bangsa guna menjamin masa depan generasi mendatang.
Menurut Presiden Prabowo, nama Danantara bukan sekadar identitas biasa, melainkan memiliki makna filosofis mendalam yang erat kaitannya dengan visi jangka panjang Indonesia.
“Danantara itu adalah Dana Kedaulatan kita. Danantara itu singkatan dari Daya Anagata Nusantara,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para hadirin.
Ia merinci lebih lanjut bahwa kata “Daya” dalam nama tersebut melambangkan kekuatan besar atau energi yang dimiliki oleh bangsa ini.
Sementara itu, kata “Anagata” merepresentasikan masa depan cerah yang ingin diraih dan diwariskan kepada generasi penerus.
Oleh sebab itu, Presiden menegaskan bahwa pengelolaan dana kedaulatan ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan dan wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian ekstra tinggi.
Presiden juga mengingatkan tantangan besar dalam mengelola BUMN yang saat ini mengoordinasikan lebih dari 1.000 perusahaan negara dengan nilai aset yang sangat fantastis.
Demi memastikan kekayaan tersebut benar-benar membawa kemakmuran bagi rakyat luas, tata kelola yang kuat, transparan, dan akuntabel menjadi hal yang mutlak dilakukan.
Dengan nada bicara yang lugas dan penuh penekanan, Presiden Prabowo langsung melayangkan peringatan keras yang ditujukan khusus kepada pucuk pimpinan pengelola aset negara tersebut.
“Jadi harus diurus baik-baik ya Pak Dony sama semua stafnya. Jangan bocor, jangan menguap. Itu uang rakyat,” tegas Presiden Prabowo.
Merespons instruksi langsung tersebut, pihak BP BUMN bersama Danantara berkomitmen penuh untuk mengawal transformasi aset negara secara profesional demi masa depan Indonesia.

