HOLOPIS.COM, JAKARTA – Situasi mencekam terjadi di dekat kompleks Gedung Putih, Washington DC, setelah rentetan tembakan terdengar di area pengamanan pada Sabtu (23/5) waktu setempat. Insiden itu memicu respons cepat dari agen Secret Service dan aparat penegak hukum federal.
Laporan sejumlah media internasional, menyebut dua orang mengalami luka-luka akibat bentrokan bersenjata di sekitar persimpangan Pennsylvania Avenue dan 17th Street Northwest. Baku tembak itu tepat terjadi di luar kawasan Gedung Putih.
Pihak Secret Service kemudian mengonfirmasi adanya insiden penembakan melalui pernyataan resmi di media sosial.
“Kami mengetahui laporan tentang tembakan yang dilepaskan di dekat 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW dan sedang berupaya untuk menguatkan informasi tersebut dengan personel di lapangan,” tulis Kantor Komunikasi Secret Service dikutip dari People, Minggu, (24/5/2026).
Menurut CBS News, seorang tersangka diduga mulai menembaki pos keamanan di luar Gedung Putih yang dijaga petugas Secret Service Amerika Serikat. Aparat kemudian membalas tembakan untuk melumpuhkan pelaku.
Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebut sekitar 10 hingga 20 tembakan dilepaskan selama insiden berlangsung.
CBS News melaporkan seorang warga sipil juga diduga ikut terluka dalam baku tembak tersebut. Sementara itu, tidak ada agen Secret Service yang dilaporkan terkena tembakan.
“Tersangka dan orang kedua dibawa ke rumah sakit setempat. Tersangka dalam kondisi kritis, dan orang kedua dalam kondisi serius,” demikian laporan CBS News mengutip sumber penegak hukum.
Kepanikan juga dirasakan para jurnalis yang tengah berada di kompleks Gedung Putih. Koresponden senior Gedung Putih ABC News, Selina Wang, merekam langsung detik-detik suara tembakan pecah dari halaman utara Gedung Putih.
“Kedengarannya seperti puluhan tembakan,” tulis Wang dalam unggahannya di platform X.
Video yang diunggah Wang memperlihatkan dirinya langsung merunduk ke lantai saat suara teriakan terdengar di sekitar lokasi.
“Turun, turun,” terdengar suara orang-orang di lokasi kejadian.
“Kami diperintahkan untuk berlari ke ruang konferensi pers tempat kami berada sekarang,” tambah Wang.
CBS News melaporkan seluruh anggota korps pers yang berada di halaman utara Gedung Putih langsung dievakuasi ke ruang konferensi pers dan diminta berlindung di tempat.
Pasca-insiden, sejumlah agen Secret Service bersenjata lengkap terlihat berjaga di sekitar halaman utara dan area ruang konferensi pers Gedung Putih.
Pembatasan wilayah akhirnya dicabut sekitar pukul 18.45 waktu setempat setelah aparat memastikan situasi mulai terkendali.
Di tengah insiden tersebut, Presiden Donald Trump sebelumnya diketahui berada di Gedung Putih pada pukul 16.00 waktu setempat berdasarkan keterangan juru bicara Gedung Putih Steven Cheung. Namun, belum dipastikan apakah Trump masih berada di lokasi saat suara tembakan terdengar.
Direktur FBI Kash Patel menyatakan pihaknya turut turun tangan membantu penanganan di lokasi.



