Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Soal Pelanggaran Gencatan senjata

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rusia dan Ukraina saling melempar tuduhan adanya pelanggaran gencatan senjata selama tiga hari semenjak diumumkan.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (10/5) mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah melakukan 16.071 pelanggaran terhadap aturan gencatan senjata dalam 24 jam terakhir.

Pasukan Rusia menanggapi pelanggaran gencatan senjata tersebut dengan melancarkan serangan balasan terhadap sistem roket peluncur ganda, artileri, dan posisi mortir, serta pos komando dan lokasi peluncuran drone.

Sementara itu, pada Sabtu (9/5), pihak kementerian juga melaporkan 8.970 pelanggaran gencatan senjata di berbagai wilayah.

Otoritas Ukraina mengungkapkan bahwa sedikitnya satu orang tewas dan 15 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Rusia di berbagai wilayah Ukraina meski gencatan senjata sedang berlangsung.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Rusia menyerang posisi Ukraina sebanyak 60 kali pada Minggu.

Rusia dan Ukraina pada Jumat (8/5) menyepakati gencatan senjata yang berlaku selama tiga hari dari Sabtu hingga Senin (11/5) selama perayaan Hari Kemenangan (Victory Day).

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA