Jangan Anggap Sepele! Mata Iritasi Bisa Jadi Tanda Penyakit

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dokter mengungkap iritasi mata tidak selalu disebabkan layar gadget, tetapi juga alergi, AC, lensa kontak, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Mata yang terasa gatal, perih, merah, atau seperti berpasir sering kali langsung dikaitkan dengan terlalu lama menatap layar handphone atau komputer. Namun ternyata, penyebab iritasi mata bisa jauh lebih kompleks dan sering tidak disadari.

Dilansir Holopis.com dari Hindustan Times, Senin (11/5/2026) Konsultan Senior Rumah Sakit Mata Sharp Sight, Chanda Gupta, menjelaskan bahwa alergi ringan yang tidak terdiagnosis menjadi salah satu penyebab paling umum mata mengalami iritasi kronis.

“Banyak orang hidup dengan alergi ringan selama bertahun-tahun tanpa mengidentifikasi pemicunya, menganggapnya hanya sebagai ‘mata sensitif’,” katanya.

Gejala alergi mata biasanya berupa mata merah, berair, gatal, hingga sensasi seperti ada pasir di mata.

Selain alergi, penggunaan lensa kontak yang terlalu lama juga dapat memicu gangguan pada mata. Menurut Dr. Chanda, memakai lensa kontak melebihi waktu yang dianjurkan atau tidur tanpa melepas lensa bisa mengurangi pasokan oksigen ke kornea.

- Advertisement -

“Mengenakan lensa melebihi jam yang direkomendasikan, tidur dengan lensa kontak sesekali, atau menggunakan cairan pembersih yang sudah kedaluwarsa mengganggu pasokan oksigen ke kornea dan menciptakan lingkungan yang ideal untuk berkembang biaknya iritan,” jelasnya.

Tak hanya itu, masalah mata kering juga bisa disebabkan gangguan pada kelenjar meibomian, yaitu kelenjar yang memproduksi lapisan minyak air mata. Kondisi ini bisa dipicu pola makan buruk, jarang berkedip, hingga sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan benar.

Faktor lain yang sering diabaikan adalah kebersihan sehari-hari. Sisa maskara, minyak pada kulit, hingga sarung bantal berdebu dapat menjadi sumber iritasi mata, terutama jika keluhan muncul setiap pagi.

Dr. Chanda juga mengingatkan bahwa pendingin ruangan atau AC dapat membuat udara menjadi terlalu kering dan mempercepat penguapan air mata.

Selain faktor lingkungan, iritasi mata berkepanjangan juga bisa menjadi tanda penyakit lain seperti rosacea, gangguan tiroid, hingga Sindrom Sjogren.

Karena itu, jika mata terus terasa tidak nyaman meski sudah mengurangi penggunaan gadget, pemeriksaan mata secara menyeluruh sangat disarankan agar penyebab utamanya bisa segera diketahui.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU