HOLOPIS.COM, JAKARTA – Nama Cesc Fabregas kembali mencuri perhatian Eropa. Bukan sebagai pemain, melainkan pelatih muda yang sedang naik daun.
Bersama klub medioker Serie A, Como 1907, Fabregas sukses menciptakan kejutan. Pelatih 38 tahun itu pun masuk radar klub besar Inggris, Chelsea.
Transformasi Bersama Como bukan kebetulan. Fabregas sedang membangun reputasi sebagai salah satu pelatih menjanjikan di Eropa.
Mengutip dari The Sun, setelah pensiun pada 2023, Fabregas langsung meniti karier kepelatihan di Como. Klub yang dimiliki pengusaha Indonesia itu juga menjadi tempat ia mengakhiri karier bermainnya.
Dalam waktu singkat, ia membawa Como promosi ke Serie A setelah 21 tahun absen dari kasta tertinggi sepak bola Italia.
Fabregas di musim debutnya di Serie A bersama Como langsung menghasilkan capaian impresif. Klub berjuluk I Lariani itu finis di papan tengah dengan performa stabil. Bahkan mencatat rekor kemenangan beruntun bagi tim promosi.
Memasuki musim 2025/2026, sentuhan taktik eks gelandang Arsenal itu semakin matang. Como bahkan mampu bersaing di papan atas dan masuk zona Eropa.
Pencapaian Como kini moncer dengan berada di posisi lima besar Serie A. Klub dari Italia Utara itu pun berpeluang lolos ke kompetisi Eropa.

Ia juga dipuji karena mampu membangun tim kompetitif hanya dalam dua musim sejak promosi. Pria yang punya 116 caps timnas Spanyol itu menjadikan Como sebagai salah satu ‘kisah sukses’ paling menarik di Italia saat ini.
Kesuksesan Fabregas tak lepas dari pendekatan taktik modern yang ia usung. Ia dikenal menerapkan gaya bermain progresif, fleksibel, dan berani menyerang.
Rekam jejak pengalamannya yang lama di Timnas Spanyol jadi keunggulan Fabregas. Eks pemain Barcelona itu tercatat pernah memenangkan Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 bersama La Roja.
Masuk Bursa Pelatih Elite
Dari laporan media internasional, moncernya performa impresif Como, membuat Fabregas menarik perhatian klub-klub besar. Salah satu yang paling serius adalah Chelsea, yang tengah mencari pelatih baru di tengah ketidakstabilan internal.
Laporan media Inggris menyebut nama Fabregas masuk dalam daftar kandidat bersama sejumlah pelatih top Eropa.
Bahkan, kesuksesannya di Como membuatnya dianggap sebagai opsi menarik. Salah satu kelebihan Fabregas karena punya DNA Chelsea sebagai mantan pemain.
Pengalaman di Como yang berhasil membangun tim dari nol. Pun, Fabregas juga Memiliki pendekatan modern yang cocok dengan skuad muda
Tak hanya manajemen, sebagian fans Chelsea sudah mulai mengelukan kembalinya Fabregas ke Stamford Bridge sebagai pelatih.
Meski diminati banyak klub besar, Fabregas mengaku masih ingin menunjukkan komitmen terhadap proyek jangka panjang di Como.
“Saya sangat berkomitmen dengan proyek ini. Saat ini kecil kemungkinan saya pergi,” kata Fabregas,” tutur Fabregas dikutip dari Goal, Jumat, (24/4/2026).

