Diserang Isu Lingkungan, Wamentan Sudaryono Ungkap Sawit Paling Efisien Hasilkan Minyak Nabati

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono angkat bicara soal maraknya kampanye negatif terhadap komoditas kelapa sawit Indonesia. Ia menilai narasi yang menyebut sawit merusak lingkungan perlu diluruskan dengan data dan fakta.

Sebab menurutnya dari sisi produktivitas, kelapa sawit justru jauh lebih efisien dibandingkan tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Ia mencontohkan perbandingan dengan tanaman yang banyak dibudidayakan di Eropa.

- Advertisement -

“Satu hektar sawit menghasilkan minyak setara 15 hektar bunga matahari. Eropa tidak punya sawit. Mereka tanam kanola dan bunga matahari. Wajar mereka terusik melihat efisiensi lahan kita. Ini murni persaingan dagang biasa,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Rabu (22/4/2026).

Sudaryono juga menyoroti potensi strategis sawit dalam mendukung program energi nasional, khususnya melalui implementasi biodiesel berbasis minyak sawit. Ia menyinggung skenario program B50 yang dinilai dapat membawa dampak signifikan bagi ekonomi dan ketahanan energi Indonesia.

- Advertisement -

“Bayangkan program B50 berjalan, 60 persen solar bumi, 40 persen sawit. Kita butuh menyerap 5,3 juta ton CPO lokal untuk bahan bakar,” paparnya.

Dengan skema tersebut, ia memproyeksikan sejumlah efek domino positif, mulai dari pengurangan ekspor hingga penguatan harga komoditas sawit di pasar global.

“Dampaknya? Ekspor berkurang. Pasokan global menipis. Harga sawit otomatis melambung. Petani untung besar. Impor solar berhenti total. Negara makin mandiri urusan energi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sudaryono menekankan bahwa peningkatan produksi sawit tidak harus dilakukan dengan ekspansi lahan yang berisiko terhadap lingkungan. Ia mendorong pendekatan berbasis produktivitas.

“Kita tidak perlu meraba-raba atau asal tebang pohon. Cukup fokus menaikkan produktivitas panen per hektar. Mari berpihak pada petani sendiri. Berdiri tegak membela kekayaan bumi pertiwi,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan keunggulan efisiensi sawit dibandingkan komoditas lain, termasuk dalam konteks keberlanjutan.

“Ingat, satu hektar kebun sawit menghasilkan minyak setara 15 hektar kebun bunga matahari. Secara ekologi, sawit jauh lebih efisien,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru