BerandaNewsOlahragaFakta Persija Keok dari Bhayangkara FC: Debut Cyrus Margono Berujung Mimpi Buruk!

Fakta Persija Keok dari Bhayangkara FC: Debut Cyrus Margono Berujung Mimpi Buruk!

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Langkah Persija di markas Bhayangkara Presisi Lampung FC berakhir dengan cerita getir. Sempat unggul cepat dan menunjukkan dominasi awal, Macan Kemayoran justru harus pulang dengan kekalahan 2-3 dalam laga di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu, kemarin.

Sorotan utama tertuju pada debut kiper Cyrus Margono, yang mesti merasakan pahitnya kekalahan di laga pertamanya bersama Persija.

Usai pertandingan, pelatih Persija Mauricio Souza menyampaikan kekecewaannya terhadap perubahan performa timnya. Dia bilang tim asuhannya mulai pertandingan sesuai dengan apa yang direncanakan.

“Kami sangat tenang di dalam penguasaan bola, kita tahu di mana bisa menemukan ruang untuk sampai ke gawang lawan. Kami berhasil mencetak gol dan masih ada beberapa peluang lagi untuk menyelesaikan di gawang lawan,” kata Souza dikutip dari laman resmi Persija, Senin, (6/4/2026).

Namun, ia menilai timnya kehilangan fokus di momen krusial. Souza menyinggung hal yang semestinya beri semangat dan motivasi, malah membawa kekecewaan.

“Kami tiba-tiba berhenti bermain, kami mulai memberikan ruang di lini pertahanan yang tidak seharusnya diberikan, sampai kita kemasukan gol dari bola liar di dalam kotak penalti,” lanjut pelatih asal Brasil itu.

Situasi semakin sulit setelah kartu merah mengubah dinamika pertandingan. Pemain Persija Jordi Amat terkena kartu merah.

Menurut dia, dengan diusirnya Amat membuat kekuatan Persija timpang di lapangan.

“Sangat sulit bermain dengan kurang satu pemain. Beberapa pemain pun belum mencapai performa terbaiknya, dan dengan satu pemain kurang, segalanya menjadi sangat sulit,” tutur Souza.

Meski demikian, Mauricio menegaskan timnya tidak akan menyerah. “Kami akan tetap terus berusaha keras, berjuang sekuat tenaga untuk menghormati baju Persija ini,” ujarnya.

Berikut 4 fakta menarik usai Persija keok dari Bhayangkara FC:

Start Kilat yang Menjanjikan

Pertandingan baru berjalan satu menit, Persija langsung menggebrak. Umpan lambung akurat dari Allano Lima sukses disambut sundulan tajam Rayhan Hannan yang membawa tim tamu unggul cepat 1-0.

Gol cepat tersebut sempat memberikan harapan besar bahwa Persija mampu mengontrol jalannya laga. Namun, keunggulan itu perlahan mulai goyah.

Momentum Berbalik di Babak Pertama

Alih-alih memperkuat dominasi, Persija justru kehilangan ritme permainan. Celah di lini belakang dimanfaatkan tuan rumah, hingga akhirnya Moussa Sidibe menyamakan skor pada menit ke-28.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, menjadi sinyal awal bahwa pertandingan akan berjalan sulit bagi tim ibu kota.

Kartu Merah Ubah Segalanya

Memasuki babak kedua, Persija sebenarnya masih menunjukkan semangat menyerang. Bahkan, mereka sempat kembali unggul lewat gol indah Fabio Calonego pada menit ke-63 melalui tendangan bebas yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.

Namun, titik balik terjadi saat Jordi Amat menerima kartu kuning kedua. Persija harus bermain dengan 10 pemain—situasi yang langsung mengubah arah pertandingan secara drastis.

Akhir Tragis di Menit-Menit Penentuan

Keunggulan 2-1 tak bertahan lama. Bhayangkara mampu bangkit dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Dendy Sulistyawan menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas di menit ke-86. Tak berhenti di situ, Moussa Sidibe kembali mencetak gol pada masa injury time (90+3’), memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk tuan rumah.

Debut Cyrus Margono pun berakhir dengan tiga gol bersarang di gawangnya—sebuah awal yang jauh dari kata ideal.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA