JAKARTA – Media sosial saat ini tengah dihebohkan dengan tren warna pink (merah muda) dan green (hijau) yang dijadikan sebagian netizen sebagai bentuk solidaritas terhadap rangkaian aksi demonstrasi di sejumlah wilayah Indonesia. Kombinasi kedua warna itu disebut sebagai brave pink dan hero green. Tema ini ramai digunakan sebagai foto profil di Instagram, baik oleh kalangan selebritas maupun masyarakat.
Ternyata ada makna di balik gerakan ini. Brave pink terinspirasi dari kerudung seorang ibu yang berdiri di barisan depan aksi pada 28 Agustus 2025. Sementara warna hijau atau hero green dijadikan lambang untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis Brimob.
Namun, muncul pula sejumlah rekaman video di media sosial yang memperlihatkan ibu berhijab pink itu saat aksi demo, serta menyoroti ucapan-ucapannya yang kemudian menginspirasi gerakan hijau-pink yang kini semakin marak. Dalam video TikTok yang diunggah akun @wanggai41, tampak ibu berhijab pink tersebut meneriakkan kemarahannya terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
“Prabowo anjing! Prabowo anjing! Prabowo ayo turun! Gantinya Anis,” teriak ibu itu dalam video yang sudah disukai lebih dari 7 ribu kali, dikutip Holopis.com, Rabu (3/9).
@wanggai41 Viral ibu-ibu hijab pink terus teriaki Prabowo anj*ng harus turun, gantinya Anies! #demo #prabowo #aniesbaswedan #beritatiktok #fyppppppppppppppppppppppp
Dalam video lain yang diduga menampilkan sosok yang sama, sang ibu tampak mengenakan hijab ungu. Video itu juga sempat dijadikan cover majalah ternama di Indonesia. Pada momen tersebut, ia diduga mengucapkan kalimat bernuansa SARA.
“Nanti nih orang-orang pada pulang mobil-mobil Cina itu habis kalo kamu tahu,” ucapnya.
https://www.tiktok.com/@yunie_bsd/video/7545118601104198933?_r=1&_t=ZS-8zPfvi8h42D
Reaksi Netizen
Video tersebut memicu beragam tanggapan dari netizen. Ada yang menyebut aksinya sudah masuk kategori pelecehan verbal terhadap Presiden RI.
“Ini sudah pelecehan verbal loh terhadap Presiden Indonesia,” kata akun @cataleya.
Ada pula yang menyinggung klaim sebelumnya bahwa foto ibu tersebut melawan aparat adalah ‘foto termahal’.
“Mana kemarin yang bilang foto termahal tahun ini, begini model dibanggain,” tulis akun @mom’ifa.
Meski demikian, beberapa netizen tetap menyampaikan rasa kagum terhadap keberanian sang ibu, meski tidak sepakat dengan cara menyuarakan aspirasinya.

Namun ada pula netizen yang tetap mau fokus terhadap gerakan hijau pink yang saat ini menjadi simbol perlawanan dari masyarakat, terlepas dari perkataannya saat aksi demo.
“Bisa nggak usah fokus ke situ nggak? Kalau fokus ke situ rakyat juga malah kepecah gara-gara siapa pemimpin yang diam au,” kata @icaa.
Sebagai informasi, saat ini juga muncul gerakan ‘Warga Jaga Warga’ di tengah masyarakat. Gerakan ini mengajak publik untuk saling menjaga sesama dan tidak mudah terprovokasi. Pesan tersebut bertujuan agar aksi demonstrasi tetap fokus pada tujuan utama, yakni mengkritisi rencana kenaikan tunjangan bagi anggota DPR RI.

