HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana angin kencang dan menjadi puting beliung melanda pemukiman warga yang ada di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, cuaca ekstrem serta angin puting beliung menyebabkan beberapa rumah warga rusak.
Lokasi terdampak yakni Kelurahan Bhakti Karya dan Tanah Merah di Kecamatan Binjai Selatan.
“Tercatat 13 KK terdampak. Kerugian material di antaranya 11 unit rumah rusak ringan, satu unit rumah rusak sedang, dan satu unit rumah rusak berat,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (23/4).
Abdul memastikan BPBD Kota Binjai terus melakukan koordinasi bersama pihak kelurahan dan kecamatan dalam pengkinian data pascabencana, evakuasi pohon tumbang, serta memonitor prakiraan cuaca dan peringatan dini untuk disampaikan kepada masyarakat.
“Kondisi terkini situasi masih dalam penanganan petugas,” ujarnya.
Sementara itu, cuaca di Indonesia pada hari ini didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh, serta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai angin kencang dan petir.
“Masyarakat juga diminta tetap waspada dan segera mengikuti arahan aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat bencana,” imbaunya.

