JAKARTA – Indonesia dan Arab Saudi sepakat melakukan kerja sama bisnis senilai sekitar 27 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.236) di berbagai sektor, termasuk energi bersih, industri petrokimia, layanan bahan bakar pesawat, perawatan kesehatan, farmasi, dan teknologi kesehatan.
Menurut siaran pers Sekretariat Presiden Republik Indonesia (RI) pada Kamis (3/7/2025), perjanjian tersebut ditandatangani oleh entitas sektor swasta dari kedua negara dan disambut baik oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuan bilateral di Istana Al-Salam di Jeddah pada Rabu (2/7).
“Kedua pemimpin menyatakan komitmen mereka untuk memperkuat dan memperluas kerja sama bilateral, khususnya dalam investasi, perdagangan, dan ekonomi digital, termasuk peningkatan kolaborasi sektor swasta,” demikian isi dari pernyataan bersama, dikutip Holopis.com, Kamis (3/7).
Mereka juga menyambut baik penguatan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk kontra terorisme, perang melawan ekstremisme, keamanan siber, serta kerja sama dalam pertukaran informasi dan pelatihan.
Kedua pemimpin tak ketinggalan menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama dalam mekanisme multilateral, seperti G20, Organisasi Kerja Sama Islam, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Gerakan Nonblok, guna mengatasi tantangan global.
Sebagai tambahan informasi, Presiden Prabowo Subianto juga menunaikan ibadah Umrah di Mekkah di sela kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi. Di Masjidil Haram, Prabowo menyapa jemaah asal Indonesia, melaksanakan salat di dalam Ka’bah, mencium Hajar Aswad, hingga menyelesaikan rangkaian ibadah Umrah.

