JAKARTA – Tanggal 29 Mei menjadi hari istimewa bagi Indonesia karena diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN).
Momen ini merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada para lansia atas kontribusi besar mereka dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan, serta membangun negeri ini dari masa ke masa.
HLUN bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan juga tentang menatap masa depan yang lebih baik bagi para lansia Indonesia.
Peringatan HLUN pertama kali dicanangkan pada 29 Mei 1996 oleh Presiden RI di Semarang. Tanggal ini dipilih sebagai penghormatan kepada Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat, tokoh sepuh yang memimpin sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945.
Sosok beliau dikenal bijaksana dan menjadi pencetus penting tentang perlunya dasar negara Indonesia. Semangat itulah yang menginspirasi bangsa untuk terus menghargai peran serta lansia dalam sejarah dan pembangunan.
Pada tahun 2025, HLUN mengangkat tema ‘Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera’, yang menekankan pentingnya menciptakan kondisi yang ramah lansia. Tema ini juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap lansia di tengah situasi bencana yang masih sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Banyak lansia menjadi korban atau terdampak oleh bencana alam maupun sosial, sehingga memerlukan perhatian dan tindakan nyata dari seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai wujud kehadiran negara, lahirlah Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Kebijakan ini menjadi panduan untuk memastikan para lansia tetap sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
Pemerintah bersama berbagai pihak terus mendorong agar lansia tidak hanya dipandang sebagai kelompok yang rentan, tetapi juga sebagai bagian penting dari masyarakat yang patut dihormati dan diberdayakan.
4 Cara Sederhana Merayakan Hari Lanjut Usia Nasional
Tak perlu menunggu seremoni besar untuk memperingati HLUN. Sobat Holopis bisa turut merayakannya dengan cara-cara sederhana namun penuh makna berikut ini:
1. Luangkan Waktu Berkualitas Bersama Lansia
Menghabiskan waktu bersama kakek, nenek, atau orang tua yang sudah lanjut usia adalah bentuk penghargaan yang paling tulus. Dengarkan cerita mereka, ajak jalan-jalan santai, atau sekadar menemani minum teh sore. Kehadiran orang terdekat adalah kebahagiaan utama bagi banyak lansia.
2. Berikan Ucapan dan Doa yang Menyentuh
Kadang, satu kalimat sederhana seperti ‘terima kasih’ atau ‘semoga selalu sehat’ bisa sangat berarti bagi para lansia. Sobat Holopis bisa menuliskan ucapan atau membagikan pesan apresiatif di media sosial, sebagai bentuk dukungan terhadap semangat HLUN.
3. Ikut Serta dalam Kegiatan Sosial untuk Lansia
Banyak komunitas dan lembaga sosial mengadakan kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, atau penggalangan bantuan bagi lansia. Ikut serta dalam kegiatan seperti ini bisa menjadi bentuk nyata perhatian kita kepada mereka.
4. Membantu Lansia di Sekitar Kita
Tak perlu pergi jauh, Sobat Holopis bisa mulai dari lingkungan sendiri. Membantu lansia tetangga menyeberang jalan, membawakan belanjaan, atau sekadar menyapa mereka setiap hari bisa menciptakan lingkungan yang ramah lansia.
HLUN bukan sekadar peringatan tahunan, tapi momentum untuk kembali menguatkan semangat gotong royong dan empati terhadap lansia. Dengan langkah kecil namun penuh kasih, kita turut berkontribusi membangun Indonesia yang sejahtera bagi semua usia.


