Rusia Desak Penghentian Serangan AS-Israel ke Iran

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Rusia menyerukan penghentian segera pertempuran yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Seruan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataan resmi terkait perkembangan situasi di kawasan Teluk Persia, Kamis (19/3).

Dalam pernyataan itu, Moskow menilai aksi militer tersebut sebagai bentuk agresi tanpa provokasi yang berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan. Rusia menegaskan bahwa eskalasi konflik dapat berdampak luas, tidak hanya bagi negara yang terlibat, tetapi juga terhadap stabilitas regional secara keseluruhan.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan antarnegara di kawasan agar tetap berada dalam kondisi damai dan aman. Moskow menyatakan bahwa upaya menciptakan stabilitas harus dimulai dari penghentian aksi militer yang sedang berlangsung.

“Kami menekankan bahwa yang harus menjadi langkah pertama di jalur ini adalah penghentian segera petualangan militer yang dilakukan oleh AS dan Israel,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip Holopis.com, Jum’at (20/3).

Rusia menegaskan bahwa pendekatan militer tidak akan memberikan solusi jangka panjang. Sebaliknya, langkah tersebut justru berpotensi memperpanjang konflik serta memperdalam ketegangan politik di Timur Tengah.

Selain itu, Moskow juga kembali menegaskan komitmennya untuk terlibat dalam upaya penyelesaian konflik secara damai. Rusia menyatakan siap berperan sebagai pihak yang membantu menjembatani dialog antara negara-negara yang terlibat.

“kami siap untuk terus memberikan bantuan konstruktif dalam menyelesaikan konflik dan mengatasi kontradiksi yang ada di Timur Tengah melalui jalur politik dan diplomatik,” imbuh kementerian tersebut.

Menurut Rusia, penyelesaian konflik harus dilakukan melalui proses politik yang inklusif serta mempertimbangkan kepentingan semua pihak di kawasan. Pendekatan ini dinilai penting untuk menciptakan stabilitas yang berkelanjutan.

Situasi di Timur Tengah sendiri terus memanas dalam beberapa waktu terakhir, seiring meningkatnya intensitas serangan antara Iran dan blok AS-Israel. Kondisi ini memicu kekhawatiran berbagai pihak terkait potensi meluasnya konflik ke kawasan yang lebih luas.

Rusia menilai bahwa langkah deeskalasi menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih besar. Oleh karena itu, penghentian aksi militer dan pembukaan jalur diplomasi dianggap sebagai langkah yang mendesak untuk dilakukan.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU